Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

`Srikandi` PKB Lumajang sebagai ujung panah penggiat ekonomi kecil

Selasa, 09 Oktober 2018 - 15:34 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta
Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Potensi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sektor pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan dan lainnya menjadi objek Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan membuka peluang usaha.

Kata Laila Kovifa sebagai Srikandi muslimat atau fatayat ini dari underground PKB punya peran turut mensukseskan program pemerintah dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang kuat, maka memberikan pihahnya melakukan pendampingan, saat ini melalui UKM dari berbagai kegiatan usaha masyarakat.

Potensi gerakan awal yang dilirik Laila Kovifa masyarakat desa yang seperti wilayah Kecamatan Padang, Gucialit, Senduro dan lainnya karena banyak hasil perkebunan dan pertanian yang perlu dikawal peningkatan hasil dan kualitasnya.

"Potensinya banyak kalau di desa seperti Kecamatan Senduro salah satunya yaitu potensi dari perkebunan, pertanian dan peternakan, keinginan saya sendiri untuk peningkatan itu lebih diarahkan kepada pelatihan," kata Laila kepada Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Selasa (9/10).

Hal senada juga disampaikan anggota Srikandi lainnya yaitu Hj. Indah Susanti dan Indahyana ada kegiatan kelompok usaha seperti pembuatan kripik tempe warga Dusun Nyioran, Desa Kaliboto Lor dan kerajinan lainnya ada di Kecamatan Jatiroto. Target lain yang dibidik Sri Kandi PKB para pedagang kecil menengah dan lainnya.

Pasirinan, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari ada dua kecamatan yang sedang dalam binaan Srikandi PKB, ini akan di maksimalkan dengan cara bantuan modal usaha ataupun hibah dari DPR fraksi PKB baik daerah, provinsi dan pusat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:46 WIB

Menko Polhukam gelar rakorsus terkait pembakaran Bendera Tauhid

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:27 WIB

Wapres: Dana Kelurahan tidak untuk mencakup semua kelurahan

Inspirasi | 23 Oktober 2018 - 17:01 WIB

Gadjian, aplikasi bantu UKM mengelola administrasi

Elshinta.com - Potensi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sektor pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan dan lainnya menjadi objek Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan membuka peluang usaha.

Kata Laila Kovifa sebagai Srikandi muslimat atau fatayat ini dari underground PKB punya peran turut mensukseskan program pemerintah dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang kuat, maka memberikan pihahnya melakukan pendampingan, saat ini melalui UKM dari berbagai kegiatan usaha masyarakat.

Potensi gerakan awal yang dilirik Laila Kovifa masyarakat desa yang seperti wilayah Kecamatan Padang, Gucialit, Senduro dan lainnya karena banyak hasil perkebunan dan pertanian yang perlu dikawal peningkatan hasil dan kualitasnya.

"Potensinya banyak kalau di desa seperti Kecamatan Senduro salah satunya yaitu potensi dari perkebunan, pertanian dan peternakan, keinginan saya sendiri untuk peningkatan itu lebih diarahkan kepada pelatihan," kata Laila kepada Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Selasa (9/10).

Hal senada juga disampaikan anggota Srikandi lainnya yaitu Hj. Indah Susanti dan Indahyana ada kegiatan kelompok usaha seperti pembuatan kripik tempe warga Dusun Nyioran, Desa Kaliboto Lor dan kerajinan lainnya ada di Kecamatan Jatiroto. Target lain yang dibidik Sri Kandi PKB para pedagang kecil menengah dan lainnya.

Pasirinan, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari ada dua kecamatan yang sedang dalam binaan Srikandi PKB, ini akan di maksimalkan dengan cara bantuan modal usaha ataupun hibah dari DPR fraksi PKB baik daerah, provinsi dan pusat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com