Rabu, 12 Desember 2018 | 06:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Manajemen

Beberapa teknik copywriting yang efektif untuk produk anda

Selasa, 09 Oktober 2018 - 16:15 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto; https://bit.ly/2C4xU1a
Sumber foto; https://bit.ly/2C4xU1a

Elshinta.com - Copywriting merupakan teknik menulis yang menargetkan agar pembaca memberikan respon yang kita inginkan. Respon yang kita inginkan tersebut seperti membeli, mendaftar, mengingat, dan tujuan-tujuan lain yang Anda inginkan. Copywriting erat kaitannya dengan dunia bisnis online dimana kita sebagai pemilik produk berusaha menyankinkan orang lain untuk membeli produk kita. 

Sebenarnya, bila cukup memiliki banyak budget untuk promosi, kita bisa menyewa copywriter untuk membuat bahan promosi produk. Pilihannya, Anda merekrut orang atau menyewa freelancer copywriting yang banyak tersebar di internet. Namun, tak ada salahnya bila Anda sebagai pemilik bisnis juga belajar copywriting untuk lebih menguatkan promosi produk Anda di media sosial. 

Berikut beberapa teknik menulis copywriting yang bisa Anda coba. 

Story Copy

Usahakan agar menyajikan promosi produk dalam bentuk cerita yang menarik dan terstruktur. Anda bisa menceritakan kisah pribadi atau kisah orang lain. Dalam teknik ini, Anda harus bisa menyampaikan dengan tulisan yang mengalir sehingga membuat pembaca akan membacanya sampai selesai. Pada ending cerita inilah, biasanya dimasukan unsur-unsur promosi yang mengarahkan orang untuk membeli produk Anda. 

You And Me Copy

Buatlah konten promosi itu seolah-olah Anda berbicara langsung dengan pembeli. Kita bisa menggunakan kata-kata seperti “kamu” atau “anda” disesuaikan dengan segmentasi produk Anda. Dengan prinsip ini, pembaca bisa merasakan kedekatan dengan produk yang kita promosikan. 

Hiperbolic Copy

Pada teknik copywriting jenis ini, Anda berusaha melebih-lebihkan produk Anda dibandingkan dengan produk orang lain. Teknik ini memang terbukti menarik perhatian konsumen namun bila digunakan terlalu berlebihan juga menjadi tidak baik. Konsumen sebenarnya, sudah lebih bosan dengan teknik-teknik semacam ini. 

Teaser Copy

Pada teknik copywriting ini, Anda menggunakan kata-kata yang mengejek, menantang, atau membuat orang merasa diragukan dengan apa yang sudah ia pakai saat ini. Misalnya, Anda bisa memulai dengan menggunakan kalimat yang meragukan bahwa produk ayam goreng yang mereka konsumen apakah sudah higienis atau belum. Ini bisa dimungkinkan bila Anda mau menonjolkan ayam goreng jualan Anda terkenal dengan proses pembuatannya yang higienis. 

Factual Copy

Factual copy mencoba menawarkan produk dengan memberikan fakta-fakta menarik, dan ilmiah mengenai suatu produk. Misalnya, Anda bisa mengatakan bahwa produk “A” telah terjual sekian ratus ribu, atau produk “B” telah lulus sertifikasi halal MUI. Bisa juga menggunakan embel-embel mengenai informasi nilai gizi. Namun, jangan coba-coba untuk mengarang sendiri, kemukakan saja fakta yang ada bila itu menarik untuk menggaet pelanggan. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Elshinta.com - Copywriting merupakan teknik menulis yang menargetkan agar pembaca memberikan respon yang kita inginkan. Respon yang kita inginkan tersebut seperti membeli, mendaftar, mengingat, dan tujuan-tujuan lain yang Anda inginkan. Copywriting erat kaitannya dengan dunia bisnis online dimana kita sebagai pemilik produk berusaha menyankinkan orang lain untuk membeli produk kita. 

Sebenarnya, bila cukup memiliki banyak budget untuk promosi, kita bisa menyewa copywriter untuk membuat bahan promosi produk. Pilihannya, Anda merekrut orang atau menyewa freelancer copywriting yang banyak tersebar di internet. Namun, tak ada salahnya bila Anda sebagai pemilik bisnis juga belajar copywriting untuk lebih menguatkan promosi produk Anda di media sosial. 

Berikut beberapa teknik menulis copywriting yang bisa Anda coba. 

Story Copy

Usahakan agar menyajikan promosi produk dalam bentuk cerita yang menarik dan terstruktur. Anda bisa menceritakan kisah pribadi atau kisah orang lain. Dalam teknik ini, Anda harus bisa menyampaikan dengan tulisan yang mengalir sehingga membuat pembaca akan membacanya sampai selesai. Pada ending cerita inilah, biasanya dimasukan unsur-unsur promosi yang mengarahkan orang untuk membeli produk Anda. 

You And Me Copy

Buatlah konten promosi itu seolah-olah Anda berbicara langsung dengan pembeli. Kita bisa menggunakan kata-kata seperti “kamu” atau “anda” disesuaikan dengan segmentasi produk Anda. Dengan prinsip ini, pembaca bisa merasakan kedekatan dengan produk yang kita promosikan. 

Hiperbolic Copy

Pada teknik copywriting jenis ini, Anda berusaha melebih-lebihkan produk Anda dibandingkan dengan produk orang lain. Teknik ini memang terbukti menarik perhatian konsumen namun bila digunakan terlalu berlebihan juga menjadi tidak baik. Konsumen sebenarnya, sudah lebih bosan dengan teknik-teknik semacam ini. 

Teaser Copy

Pada teknik copywriting ini, Anda menggunakan kata-kata yang mengejek, menantang, atau membuat orang merasa diragukan dengan apa yang sudah ia pakai saat ini. Misalnya, Anda bisa memulai dengan menggunakan kalimat yang meragukan bahwa produk ayam goreng yang mereka konsumen apakah sudah higienis atau belum. Ini bisa dimungkinkan bila Anda mau menonjolkan ayam goreng jualan Anda terkenal dengan proses pembuatannya yang higienis. 

Factual Copy

Factual copy mencoba menawarkan produk dengan memberikan fakta-fakta menarik, dan ilmiah mengenai suatu produk. Misalnya, Anda bisa mengatakan bahwa produk “A” telah terjual sekian ratus ribu, atau produk “B” telah lulus sertifikasi halal MUI. Bisa juga menggunakan embel-embel mengenai informasi nilai gizi. Namun, jangan coba-coba untuk mengarang sendiri, kemukakan saja fakta yang ada bila itu menarik untuk menggaet pelanggan. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 12:17 WIB

3 kompetisi startup yang menarik diikuti

Senin, 10 Desember 2018 - 15:45 WIB

Mengenal Tukangsayur.co, startup belanja bahan masakan

Senin, 10 Desember 2018 - 12:22 WIB

Peluang usaha keripik pisang

Senin, 10 Desember 2018 - 10:59 WIB

Mengemas produk yang menarik perhatian pembeli

Jumat, 07 Desember 2018 - 14:46 WIB

Lumine buka cabang di Indonesia, siap gandeng para UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com