Rabu, 12 Desember 2018 | 02:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

UKM / Pemasaran

Inilah 5 inspirasi bisnis dari sektor peternakan

Selasa, 09 Oktober 2018 - 18:15 WIB    |    Penulis : Syahid    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Ocuukd
Sumber foto: https://bit.ly/2Ocuukd

Elshinta.com - Peternakan merupakan sektor bisnis yang cukup menjanjikan karena permintaannya yang tinggi. Sektor usaha peternakan seperti ayam, sapi, kambing, ikan, dan sebagainya merupakan sektor peternakan yang tingkat kebutuhannya tinggi. Binatang ternak tersebut sudah menjadi kebutuhan orang mulai dari ibu rumah tangga maupun pemilik usaha makanan. 

Di kota besar seperti Jakarta, kebutuhan masyarakat terhadap daging cukup tinggi. Kebutuhan terhadap daging ayam misalnya. Berdasarkan data Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia, tahun 2017  kebutuhan masyarakat Jabodetabek terhadap daging ayam mencapai 1,2 juta ekor perhari. Dengan kata lain, kebutuhan daging ayam di wilayah Jabodetabek saja mencapai 300 juta ekor pertahun. 

Namun, tingginya konsumsi daging ayam di Jabodetabek tersebut tidak menggambarkan konsumsi daging yang sebenarnya di tingkat nasional. Saat ini, Indonesia masih menjadi negara dengan tingkat konsumsi daging yang rendah. konsumsi perkapita masyarakat Indonesia terhadap daging  ayam  masih mencapai 4,8 kg per tahun, sedangkan Malaysia sudah mencapai 38,5 kg per tahun, Amerika Serikat 46 kg per tahun.

Terlepas dari data-data stastik di atas, kebutuhan terhadap daging hewan ternak patut membuat kita mempertimbangkan untuk terjun ke sektor bisnis ini. Kebutuhannya yang terus ada setiap hari membuat usaha peternakan relatif lebih mudah dalam pemasarannya. Berikut ini 10 usaha peternakan yang bisa Anda coba sebagai peluang bisnis. 

Ternak Ayam Potong

Ayam potong merupakan salah satu hewan ternak yang sengaja dibudidayakan untuk diambil dagingnya. Kebutuhan terhadap daging ayam meskipun secara rata-rata nasional masih rendah, namun cukup menjanjikan untuk dicoba. Pasalnya, ayam sudah menjadi bahan makanan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat. 

Sementara itu, pelaku usaha kuliner khususnya yang menggunakan daging ayam sebagai bahan bakunya kian banyak jumlahnya dan kian banyak variasinya. Sebut saja salah satu produk makanan yang sedang ngetop dalam beberapa tahun terakhir yakni Ayam Gepuk Pak Gembus. 

Merek dagang yang dimiliki oleh PT. Yellow Food Indonesia ini telah memiliki lebih dari 600 cabang di seluruh Indonesia bahkan negara-negara di Asia Tenggara. Dari satu perusahaan franchise olahan ayam saja kita bisa melihat kebutuhan terhadap daging ayam yang sangat besar. 

Ternak Kambing

Peluang bisnis dari sektor peternakan kambing mengingat permintaannya juga cukup banyak. Permintaan tersebut sering meningkat saat bulan puasa atau menjelang Idul Adha. Belum lagi, permintaan juga datang dari hajatan-hajatan yang banyak menggunakan daging kambing sebagai sajian istimewanya. 

Seperti halnya pada ayam, jenis kambing pun ada yang sengaja dibudidayakan sebagai penghasil daging ada juga yang dimanfaatkan untuk diambil susunya seperti jenis Kambing Etawa. Kambing Etawa merupakan kambing yang produk unggulannya yaitu susu. Susu Etawa terkenal karena memiliki sejumlah manfaat. 

Ternak Ikan Lele

Permintaan komoditas ikan lele juga cukup tinggi dan menarik untuk dijadikan lahan bisnis. Permintaannya yang semakin meningkat setiap tahun, terlihat dari kenaikan produksi ikan lele secara nasional yang juga naik secara signifikan. Mengutip data yang disampaikan Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam bisnis.com pada Januari 2018 lalu, produksi lele meningkat dalam enam tahun terakhir. 

Dari segi perawatan, Ikan Lele ini termasuk ikan yang mudah untuk dikembangbiakan. Kolam pengembangbiakkannya bisa dibuat dari terpal dan tidak perlu menggali tanah atau bisa dibuat di atas permukaan tanah. Pada saat pembesaran ikan, kolam yang dipakai bisa sama dengan kolam saat pembenihan. 

Ternak Burung

Burung memiliki pasarnya sendiri yaitu para penghobi burung. Burung untuk kalangan ini memiliki jenis yang cukup beragam, dari yang mudah ditemukan maupun yang sudah cukup langka. Jenis-jenis burung yang kerap dijadikan lahan bisnis seperti Lovebird, Kenari, Murai dan sebagainya yang harganya bisa ratusan bahkan jutaan rupiah. 

Tantangan-tantangan pada bisnis ini diantaranya perawatannya yang cukup sulit dan membutuhkan keahlian khusus. Selain itu dibutuhkan ketelitian dan ketekunan dalam merawatnya. Bisnis ternak burung bisa dijadikan usaha pokok maupun usaha sampingan. 

Ternak Ikan Hias

Ikan hias memiliki prospek bisnis yang cukup baik karena memiliki banyak penggemar. Secara umum, segmentasi pasar ikan hias bisa dibedakan menjadi ke jenis orang awan atau anak-anak yang membeli hanya sekadar untuk memelihara atau juga penghobi yang kebanyakan orang dewasa. Ikan hias, bisa sangat mahal karena kecantikan sirip dan warnanya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

Elshinta.com - Peternakan merupakan sektor bisnis yang cukup menjanjikan karena permintaannya yang tinggi. Sektor usaha peternakan seperti ayam, sapi, kambing, ikan, dan sebagainya merupakan sektor peternakan yang tingkat kebutuhannya tinggi. Binatang ternak tersebut sudah menjadi kebutuhan orang mulai dari ibu rumah tangga maupun pemilik usaha makanan. 

Di kota besar seperti Jakarta, kebutuhan masyarakat terhadap daging cukup tinggi. Kebutuhan terhadap daging ayam misalnya. Berdasarkan data Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia, tahun 2017  kebutuhan masyarakat Jabodetabek terhadap daging ayam mencapai 1,2 juta ekor perhari. Dengan kata lain, kebutuhan daging ayam di wilayah Jabodetabek saja mencapai 300 juta ekor pertahun. 

Namun, tingginya konsumsi daging ayam di Jabodetabek tersebut tidak menggambarkan konsumsi daging yang sebenarnya di tingkat nasional. Saat ini, Indonesia masih menjadi negara dengan tingkat konsumsi daging yang rendah. konsumsi perkapita masyarakat Indonesia terhadap daging  ayam  masih mencapai 4,8 kg per tahun, sedangkan Malaysia sudah mencapai 38,5 kg per tahun, Amerika Serikat 46 kg per tahun.

Terlepas dari data-data stastik di atas, kebutuhan terhadap daging hewan ternak patut membuat kita mempertimbangkan untuk terjun ke sektor bisnis ini. Kebutuhannya yang terus ada setiap hari membuat usaha peternakan relatif lebih mudah dalam pemasarannya. Berikut ini 10 usaha peternakan yang bisa Anda coba sebagai peluang bisnis. 

Ternak Ayam Potong

Ayam potong merupakan salah satu hewan ternak yang sengaja dibudidayakan untuk diambil dagingnya. Kebutuhan terhadap daging ayam meskipun secara rata-rata nasional masih rendah, namun cukup menjanjikan untuk dicoba. Pasalnya, ayam sudah menjadi bahan makanan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat. 

Sementara itu, pelaku usaha kuliner khususnya yang menggunakan daging ayam sebagai bahan bakunya kian banyak jumlahnya dan kian banyak variasinya. Sebut saja salah satu produk makanan yang sedang ngetop dalam beberapa tahun terakhir yakni Ayam Gepuk Pak Gembus. 

Merek dagang yang dimiliki oleh PT. Yellow Food Indonesia ini telah memiliki lebih dari 600 cabang di seluruh Indonesia bahkan negara-negara di Asia Tenggara. Dari satu perusahaan franchise olahan ayam saja kita bisa melihat kebutuhan terhadap daging ayam yang sangat besar. 

Ternak Kambing

Peluang bisnis dari sektor peternakan kambing mengingat permintaannya juga cukup banyak. Permintaan tersebut sering meningkat saat bulan puasa atau menjelang Idul Adha. Belum lagi, permintaan juga datang dari hajatan-hajatan yang banyak menggunakan daging kambing sebagai sajian istimewanya. 

Seperti halnya pada ayam, jenis kambing pun ada yang sengaja dibudidayakan sebagai penghasil daging ada juga yang dimanfaatkan untuk diambil susunya seperti jenis Kambing Etawa. Kambing Etawa merupakan kambing yang produk unggulannya yaitu susu. Susu Etawa terkenal karena memiliki sejumlah manfaat. 

Ternak Ikan Lele

Permintaan komoditas ikan lele juga cukup tinggi dan menarik untuk dijadikan lahan bisnis. Permintaannya yang semakin meningkat setiap tahun, terlihat dari kenaikan produksi ikan lele secara nasional yang juga naik secara signifikan. Mengutip data yang disampaikan Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam bisnis.com pada Januari 2018 lalu, produksi lele meningkat dalam enam tahun terakhir. 

Dari segi perawatan, Ikan Lele ini termasuk ikan yang mudah untuk dikembangbiakan. Kolam pengembangbiakkannya bisa dibuat dari terpal dan tidak perlu menggali tanah atau bisa dibuat di atas permukaan tanah. Pada saat pembesaran ikan, kolam yang dipakai bisa sama dengan kolam saat pembenihan. 

Ternak Burung

Burung memiliki pasarnya sendiri yaitu para penghobi burung. Burung untuk kalangan ini memiliki jenis yang cukup beragam, dari yang mudah ditemukan maupun yang sudah cukup langka. Jenis-jenis burung yang kerap dijadikan lahan bisnis seperti Lovebird, Kenari, Murai dan sebagainya yang harganya bisa ratusan bahkan jutaan rupiah. 

Tantangan-tantangan pada bisnis ini diantaranya perawatannya yang cukup sulit dan membutuhkan keahlian khusus. Selain itu dibutuhkan ketelitian dan ketekunan dalam merawatnya. Bisnis ternak burung bisa dijadikan usaha pokok maupun usaha sampingan. 

Ternak Ikan Hias

Ikan hias memiliki prospek bisnis yang cukup baik karena memiliki banyak penggemar. Secara umum, segmentasi pasar ikan hias bisa dibedakan menjadi ke jenis orang awan atau anak-anak yang membeli hanya sekadar untuk memelihara atau juga penghobi yang kebanyakan orang dewasa. Ikan hias, bisa sangat mahal karena kecantikan sirip dan warnanya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 12:17 WIB

3 kompetisi startup yang menarik diikuti

Senin, 10 Desember 2018 - 15:45 WIB

Mengenal Tukangsayur.co, startup belanja bahan masakan

Senin, 10 Desember 2018 - 12:22 WIB

Peluang usaha keripik pisang

Senin, 10 Desember 2018 - 10:59 WIB

Mengemas produk yang menarik perhatian pembeli

Jumat, 07 Desember 2018 - 14:46 WIB

Lumine buka cabang di Indonesia, siap gandeng para UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com