Kamis, 18 Oktober 2018 | 02:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Asia Pasific

400 TKI bermasalah di Malaysia menunggu kepulangan

Selasa, 09 Oktober 2018 - 17:48 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Sebanyak 400 Tenaga Kerja Indonesia yang bermasalah di wilayah tugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, masih ditahan dan menunggu kepulangannya ke Tanah Air.

"Khususnya yang ada di wilayah Johor Bahru, sudah ada 400 orang (TKI) yang saat ini masih ditahan dan menunggu kepulangannya ke Indonesia," kata Konsul Imigrasi KJRI Johor Bahru, I Gusti Bagus Mochammad Ibrahim saat ditemui di kantor Imigrasi Mataram, Selasa (9/10).

Dia mengungkapkan bahwa dari 400 TKI yang ditahan di Depo Imigrasi Pekan Nanas, Johor Baru, Malaysia, sebagian besar tercatat bermasalah dengan kelengkapan dokumen keimigrasiannya.

Meski demikian, Ibrahim menjelaskan bahwa 400 TKI yang bermasalah ini telah mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari KJRI Johor Bahru, agar bisa segera dipulangkan ke Tanah Air. "Kita berikan perlindungan dengan berkoordinasi kepada Jabatan Imigresen Malaysia. Kita minta apa saja persyaratan yang dibutuhkan agar mereka bisa segera dipulangkan," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Begitu juga dengan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah dengan hukum di Malaysia. KJRI Johor Bahru turut memberikan pendampingan dan perlindungan hukum dengan memanfaatkan jasa pengacara. "Kita berikan bantuan hukum dan kami sudah menunjuk salah satu 'lawyer' untuk menangani WNI yang bermasalah di Johor Bahru. Jika prosesnya sudah selesai, kami berikan dokumen keimigrasian dan langsung dipulangkan," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 17 Oktober 2018 - 21:34 WIB

Indra Sjafri: Saya tidak perlu `striker` asal...

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 21:23 WIB

Menhub segera kaji penerapan `panic button` taksi online

Peluang | 17 Oktober 2018 - 21:15 WIB

Langkah-langkah membuka TK atau PAUD

Hukum | 17 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Menhub tegaskan akan atur taksi online

Arestasi | 17 Oktober 2018 - 20:47 WIB

Satreskrim Polres Langkat ringkus penjual togel

Elshinta.com - Sebanyak 400 Tenaga Kerja Indonesia yang bermasalah di wilayah tugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, masih ditahan dan menunggu kepulangannya ke Tanah Air.

"Khususnya yang ada di wilayah Johor Bahru, sudah ada 400 orang (TKI) yang saat ini masih ditahan dan menunggu kepulangannya ke Indonesia," kata Konsul Imigrasi KJRI Johor Bahru, I Gusti Bagus Mochammad Ibrahim saat ditemui di kantor Imigrasi Mataram, Selasa (9/10).

Dia mengungkapkan bahwa dari 400 TKI yang ditahan di Depo Imigrasi Pekan Nanas, Johor Baru, Malaysia, sebagian besar tercatat bermasalah dengan kelengkapan dokumen keimigrasiannya.

Meski demikian, Ibrahim menjelaskan bahwa 400 TKI yang bermasalah ini telah mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari KJRI Johor Bahru, agar bisa segera dipulangkan ke Tanah Air. "Kita berikan perlindungan dengan berkoordinasi kepada Jabatan Imigresen Malaysia. Kita minta apa saja persyaratan yang dibutuhkan agar mereka bisa segera dipulangkan," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Begitu juga dengan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah dengan hukum di Malaysia. KJRI Johor Bahru turut memberikan pendampingan dan perlindungan hukum dengan memanfaatkan jasa pengacara. "Kita berikan bantuan hukum dan kami sudah menunjuk salah satu 'lawyer' untuk menangani WNI yang bermasalah di Johor Bahru. Jika prosesnya sudah selesai, kami berikan dokumen keimigrasian dan langsung dipulangkan," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 16 Oktober 2018 - 06:10 WIB

Dolar AS melemah tertekan data ekonomi negatif

Senin, 15 Oktober 2018 - 12:02 WIB

ASEAN setujui proposal Indonesia labeling tuna

Senin, 15 Oktober 2018 - 11:01 WIB

Tertekan, pasar saham Asia melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com