400 TKI bermasalah di Malaysia menunggu kepulangan
Selasa, 09 Oktober 2018 - 17:48 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Sebanyak 400 Tenaga Kerja Indonesia yang bermasalah di wilayah tugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, masih ditahan dan menunggu kepulangannya ke Tanah Air.

"Khususnya yang ada di wilayah Johor Bahru, sudah ada 400 orang (TKI) yang saat ini masih ditahan dan menunggu kepulangannya ke Indonesia," kata Konsul Imigrasi KJRI Johor Bahru, I Gusti Bagus Mochammad Ibrahim saat ditemui di kantor Imigrasi Mataram, Selasa (9/10).

Dia mengungkapkan bahwa dari 400 TKI yang ditahan di Depo Imigrasi Pekan Nanas, Johor Baru, Malaysia, sebagian besar tercatat bermasalah dengan kelengkapan dokumen keimigrasiannya.

Meski demikian, Ibrahim menjelaskan bahwa 400 TKI yang bermasalah ini telah mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari KJRI Johor Bahru, agar bisa segera dipulangkan ke Tanah Air. "Kita berikan perlindungan dengan berkoordinasi kepada Jabatan Imigresen Malaysia. Kita minta apa saja persyaratan yang dibutuhkan agar mereka bisa segera dipulangkan," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Begitu juga dengan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah dengan hukum di Malaysia. KJRI Johor Bahru turut memberikan pendampingan dan perlindungan hukum dengan memanfaatkan jasa pengacara. "Kita berikan bantuan hukum dan kami sudah menunjuk salah satu 'lawyer' untuk menangani WNI yang bermasalah di Johor Bahru. Jika prosesnya sudah selesai, kami berikan dokumen keimigrasian dan langsung dipulangkan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 18 Desember 2018 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Kerajaan Arab Saudi menolak resolusi yang dikeluarkan Senat Amerika Serikat...
Senin, 17 Desember 2018 - 17:55 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya sembilan orang tewas pada Minggu (16/12) waktu setempat akibat b...
Selasa, 11 Desember 2018 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Direktur Komunikasi Presiden Turki Fahrettin Altun mengaku penolakan Arab S...
Selasa, 11 Desember 2018 - 10:26 WIB
Elshinta.com - Sejumlah pemukim Yahudi memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Jerusa...
Senin, 10 Desember 2018 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Menteri luar negeri Arab Saudi pada Minggu (9/12) mengesampingkan kemungkin...
Jumat, 07 Desember 2018 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Pertempuran berlangsung terus antara kedua pihak yang berperang di Yaman ke...
Selasa, 04 Desember 2018 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Koalisi militer pimpinan Arab Saudi pada Senin (3/12) mulai mengungsikan 50...
Selasa, 04 Desember 2018 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Direktur CIA Gina Haspel dijadwal memberikan taklimat tertutup kepada para ...
Selasa, 04 Desember 2018 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Puluhan orang Palestina pada Senin (3/12) berdemonstrasi di Kota Gaza guna ...
Kamis, 29 November 2018 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Truk pengangkut bahan kimia meledak di Provinsi Hebei, wilayah utara China,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)