Rabu, 12 Desember 2018 | 04:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

KPK tanggapi pernyataan Amien soal kasus korupsi

Selasa, 09 Oktober 2018 - 19:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
 Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Sumber Foto: https://bit.ly/2zWxPvb
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Sumber Foto: https://bit.ly/2zWxPvb

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang akan membongkar kasus yang sudah lama mengendap di KPK.

"Saya juga baca ya pernyataan itu di beberapa media. Saya kira mungkin akan lebih baik saksi yang dipanggil untuk datang dan fokus pada konteks perkara yang terkait. Agak aneh kalau tiba-tiba mengaitkannya dengan institusi lain seperti KPK, misalnya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/10).

Sebelumnya, Amien menyatakan akan membongkar kasus yang sudah lama mengendap itu setelah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks dengan tersangka Ratna Sarumpaet pada Rabu (10/10).

"Jangan sampai hanya klaim bahwa di satu tempat ada korupsi padahal tidak didukung oleh bukti-bukti yang valid, misalnya, atau sebenarnya isunya bukan isu korupsi tetapi isu pidana yang lain. Kalau memang ada informasi dan bukti yang valid silakan saja disampaikan pada KPK," kata Febri.

KPK pun memastikan akan melakukan telaah untuk semua laporan masyarakat yang masuk dan jika ada bukti akan diproses lebih lanjut. "Kalau tidak ada buktinya akan disampaikan pada pihak pelapor, kalau tidak ada bukti 'kan bisa bukan tindak pidana korupsi atau sejenisnya," kata Febri, seperti dikutip Antara.

Febri pun menyatakan bahwa dalam proses politik saat ini untuk tidak mencoba-coba menarik KPK dalam aspek politik.

"Yang paling penting adalah dalam proses politik saat ini, kontestasi politik yang sedang berjalan saat ini, kami harap pihak-pihak lain untuk tidak coba menarik KPK dalam lingkaran apa lagi pusaran politik karena kami tidak akan terpengaruh dengan upaya-upaya tersebut. KPK tetap independen dari aspek politik," tuturnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang akan membongkar kasus yang sudah lama mengendap di KPK.

"Saya juga baca ya pernyataan itu di beberapa media. Saya kira mungkin akan lebih baik saksi yang dipanggil untuk datang dan fokus pada konteks perkara yang terkait. Agak aneh kalau tiba-tiba mengaitkannya dengan institusi lain seperti KPK, misalnya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/10).

Sebelumnya, Amien menyatakan akan membongkar kasus yang sudah lama mengendap itu setelah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks dengan tersangka Ratna Sarumpaet pada Rabu (10/10).

"Jangan sampai hanya klaim bahwa di satu tempat ada korupsi padahal tidak didukung oleh bukti-bukti yang valid, misalnya, atau sebenarnya isunya bukan isu korupsi tetapi isu pidana yang lain. Kalau memang ada informasi dan bukti yang valid silakan saja disampaikan pada KPK," kata Febri.

KPK pun memastikan akan melakukan telaah untuk semua laporan masyarakat yang masuk dan jika ada bukti akan diproses lebih lanjut. "Kalau tidak ada buktinya akan disampaikan pada pihak pelapor, kalau tidak ada bukti 'kan bisa bukan tindak pidana korupsi atau sejenisnya," kata Febri, seperti dikutip Antara.

Febri pun menyatakan bahwa dalam proses politik saat ini untuk tidak mencoba-coba menarik KPK dalam aspek politik.

"Yang paling penting adalah dalam proses politik saat ini, kontestasi politik yang sedang berjalan saat ini, kami harap pihak-pihak lain untuk tidak coba menarik KPK dalam lingkaran apa lagi pusaran politik karena kami tidak akan terpengaruh dengan upaya-upaya tersebut. KPK tetap independen dari aspek politik," tuturnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Anda tertarik tanah 10X20 disekitar Kertajsya Surabaya ,daerah KOS Mahasiswa/i UNAIR, 1,5 M ,H: 081318538874
Keren,,, itu aki aki masih aja berdansa cha cha,,, nanti kesleo kakinya ,,, nangis nyalahin musiknya,,,
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com