Rabu, 12 Desember 2018 | 04:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Yenny Wahid katakan Indonesia rentan digoyang hoaks

Selasa, 09 Oktober 2018 - 20:36 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Dewi Rusiana
Yenny Wahid. Sumber foto: http://bit.ly/2CdWUjU/Elshinta.
Yenny Wahid. Sumber foto: http://bit.ly/2CdWUjU/Elshinta.

Elshinta.com - Indonesia rentan digoyang berita bohong (hoaks) karena masyarakatnya kadang tidak mau membaca lebih dalam kebenaran informasi yang diperoleh, kata putri presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid Yenny Wahid menegaskan bahwa masyarakat tidak mencoba berpikir kritis.

"Jika diberikan info, ditelan mentah-mentah. Hal ini sangat berbahaya," kata Yenny Wahid di Solo, Selasa (9/10).

Menurut dia, soal hoaks memang ada beberapa negara yang berujung konflik antarkelompok masyarakat hingga sekarang.

Menyinggung soal kasus hoaks Ratna Sarumpaet, menurut Yenny, dampaknya luar biasa dan tidak bisa diterima. Akibatnya, ada provokasi-provokasi yang terjadi di tengah masyarakat sehingga suasana menjadi panas menjelang Pemilu 2019.

"Bayangkan jika hoaksnya tidak terungkap oleh aparat keamanan, seperti apa kita ke depan? Masyarakat dicampur aduk perasaannya," kata Yenny.

Kendati demikian, lanjut dia, dalam menangani permasalah hoaks ke depan agar jangan cepat terbawa emosi, atau semua pihak bisa menahan diri.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

Elshinta.com - Indonesia rentan digoyang berita bohong (hoaks) karena masyarakatnya kadang tidak mau membaca lebih dalam kebenaran informasi yang diperoleh, kata putri presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid Yenny Wahid menegaskan bahwa masyarakat tidak mencoba berpikir kritis.

"Jika diberikan info, ditelan mentah-mentah. Hal ini sangat berbahaya," kata Yenny Wahid di Solo, Selasa (9/10).

Menurut dia, soal hoaks memang ada beberapa negara yang berujung konflik antarkelompok masyarakat hingga sekarang.

Menyinggung soal kasus hoaks Ratna Sarumpaet, menurut Yenny, dampaknya luar biasa dan tidak bisa diterima. Akibatnya, ada provokasi-provokasi yang terjadi di tengah masyarakat sehingga suasana menjadi panas menjelang Pemilu 2019.

"Bayangkan jika hoaksnya tidak terungkap oleh aparat keamanan, seperti apa kita ke depan? Masyarakat dicampur aduk perasaannya," kata Yenny.

Kendati demikian, lanjut dia, dalam menangani permasalah hoaks ke depan agar jangan cepat terbawa emosi, atau semua pihak bisa menahan diri.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com