Senin, 10 Desember 2018 | 17:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Aktual Olahraga

Asian Para Games 2018

Atlet para-atletik Sapto Yogo sabet emas dan pecahkan rekor Asia

Rabu, 10 Oktober 2018 - 06:09 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Atlet para-atletik Indonesia Sapto Yogo Purnomo. Sumber foto: https://bit.ly/2INlFYk
Atlet para-atletik Indonesia Sapto Yogo Purnomo. Sumber foto: https://bit.ly/2INlFYk

Elshinta.com - Atlet para-atletik Indonesia, Sapto Yogo Purnomo berhasil menyumbangkan medali emas di nomor lari 100 meter T37 putra Asian Para Games 2018, Selasa (9/10), dengan waktu tempuh 11,49 detik sekaligus memecahkan rekor Asia 11,51 detik milik atlet China Yongbin Lian. 

Dalam kompetisi yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta itu, Sapto menjadi yang terbaik usai mengalahkan atlet Iran Davoudali Ghasemi yang mencatatkan 11,97 detik yang berhak atas medali perak dan atlet Arab Saudi Ali Alnakhli dengan torehan waktu 12,01 detik untuk medali perunggu. 

Adapun rekor Asia 100 meter T37 putra sebelumnya dipegang oleh atlet China Yongbin Liang dengan waktu 11,51 detik yang dibukukan di Paralimpiade tahun 2012, London, Inggris. 

"Saya tak pikirkan apa-apa termasuk rekor. Saya lari saja, yang penting jadi nomor satu," kata Sapto usai pertandingan, seperti dikutip Antara

Terkait catatan waktunya, Sapto Yogo mengakui bahwa itu sesuai target. Sebab sedari awal dia memang dijadikan unggul di nomor andalannya 100 meter. 

"Sesuai target, tetapi semoga bisa lebih cepat lagi. Di latihan terakhir sebelum Asian Para Games 2018, catatan waktu saya 11,50 detik," tutur dia. 

Dengan demikian, medali emas dari 100 meter T37 putra merupakan medali emas kedua Sapto Yogo di para-atletik Asian Para Games 2018 setelah pada Senin (8/10) dia juga menjadi yang terbaik di nomor 200 meter T37 putra.

Pelari asal Jawa Tengah ini berpeluang menambah pundi-pundi medali karena masih akan tampil di nomor lari 400 meter T37 dan estafet 4X100 meter. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

Sosbud | 10 Desember 2018 - 16:45 WIB

Pertamina bagikan santunan ke 12 panti asuhan

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 16:36 WIB

Jalan Raya Legok rusak, Bupati akan tindak tegas sopir muatan berat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:25 WIB

KPU Tangerang temukan daftar pemilih tak sesuai syarat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:14 WIB

Wapres: Kalau Pemilu gagal, Bawaslu kecewakan masyarakat

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 16:06 WIB

3 menteri ground breaking rusunami Stasiun Rawabuntu

Elshinta.com - Atlet para-atletik Indonesia, Sapto Yogo Purnomo berhasil menyumbangkan medali emas di nomor lari 100 meter T37 putra Asian Para Games 2018, Selasa (9/10), dengan waktu tempuh 11,49 detik sekaligus memecahkan rekor Asia 11,51 detik milik atlet China Yongbin Lian. 

Dalam kompetisi yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta itu, Sapto menjadi yang terbaik usai mengalahkan atlet Iran Davoudali Ghasemi yang mencatatkan 11,97 detik yang berhak atas medali perak dan atlet Arab Saudi Ali Alnakhli dengan torehan waktu 12,01 detik untuk medali perunggu. 

Adapun rekor Asia 100 meter T37 putra sebelumnya dipegang oleh atlet China Yongbin Liang dengan waktu 11,51 detik yang dibukukan di Paralimpiade tahun 2012, London, Inggris. 

"Saya tak pikirkan apa-apa termasuk rekor. Saya lari saja, yang penting jadi nomor satu," kata Sapto usai pertandingan, seperti dikutip Antara

Terkait catatan waktunya, Sapto Yogo mengakui bahwa itu sesuai target. Sebab sedari awal dia memang dijadikan unggul di nomor andalannya 100 meter. 

"Sesuai target, tetapi semoga bisa lebih cepat lagi. Di latihan terakhir sebelum Asian Para Games 2018, catatan waktu saya 11,50 detik," tutur dia. 

Dengan demikian, medali emas dari 100 meter T37 putra merupakan medali emas kedua Sapto Yogo di para-atletik Asian Para Games 2018 setelah pada Senin (8/10) dia juga menjadi yang terbaik di nomor 200 meter T37 putra.

Pelari asal Jawa Tengah ini berpeluang menambah pundi-pundi medali karena masih akan tampil di nomor lari 400 meter T37 dan estafet 4X100 meter. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 16:49 WIB

Cari bibit atlet berbakat, Lumajang perlu perhatian

Jumat, 07 Desember 2018 - 21:12 WIB

Inasgoc menghemat Rp2,8 triliun

Selasa, 04 Desember 2018 - 08:29 WIB

Bulls pecat pelatih kepala Fred Hoiberg

Minggu, 02 Desember 2018 - 20:46 WIB

Azzahra pecahkan rekor nasional di IOAC 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com