Kemenkominfo terima surat balasan Facebook terkait masalah keamanan
Rabu, 10 Oktober 2018 - 07:16 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2A1euZS

Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informartika (Kemenkominfo) menyatakan sudah menerima surat balasan dari Facebook mengenai peretasan yang dialami media sosial populer dunia itu sehingga berdampak pada jutaan akun pengguna, sejak Rabu (3/10) lalu.

"Terhadap permintaan klarifikasi, Facebook menyebutkan peretasan dilakukan oleh aksi pelaku di luar sistem Facebook yang mendapatkan token pengguna dari celah keamanan pada fitur Facebook 'View As' atau 'Lihat Sebagai'," kata Kominfo melalui keterangan tertulis yang diterima Antara, Selasa (9/10).

Token tersebut memungkinkan otentikasi akun pengguna fitur "View As", fitur yang memberi tampilan seperti apa profil jika dilihat dari akun Facebook lain. Untuk memperbaiki dan melindungi pengguna, Facebook menyatakan tengah melakukan investigasi dan update secara berkala.

Kepada Kemenkominfo, perusahaan media sosial tersebut mengaku sudah mengambil sejumlah langkah yaitu membahas celah keamanan atau kerentanan yang ada serta melakukan setting ulang atau reset token akses pengguna Facebook yang terdampak sehingga mereka harus untuk masuk (login) kembali ke Facebook.

Menurut Facebook, secara global pengguna Facebook yang terdampak peretasan berjumlah 50 juta orang dan akun-akun tersebut telah disetel ulang. Setelah pengguna masuk kembali, Facebook memberi tahu melalui pesan teratas di laman Kabar Berita atau News Feed.

Setelah melakukan tinjauan keamanan, Facebook juga mematikan fitur "Lihat Iklan". Dalam surat tersebut, Facebook menyatakan mereka sudah memberi tahu penegak hukum mengenai potensi penyalahgunaan data.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:18 WIB
Elshinta.com -Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat sebanyak 961.456 akun berkonten n...
Selasa, 19 Maret 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Literasi digital harus dicanangkan karena sebagian besar pengguna internet ...
Jumat, 15 Februari 2019 - 09:06 WIB
Elshinta.com - Perusahaan yang menaungi Google, Alphabet Inc, Rabu, mengatakan pihaknya ak...
Rabu, 13 Februari 2019 - 11:55 WIB
Elshinta.com - Instagram memenuhi permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen...
Kamis, 07 Februari 2019 - 12:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah menutup akun In...
Rabu, 06 Februari 2019 - 07:10 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengidentiifikasi sed...
Senin, 21 Januari 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra., M.A., M.Sc me...
Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:53 WIB
Elshinta.com -Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak anak-anak muda, terutama g...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 18:40 WIB
Elshinta.com - Pengguna dan pembuat konten YouTube mulai 31 Januari ini tidak akan bisa la...
Kamis, 03 Januari 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Pelindo 1 menggelar `Grand Go Live Indonesia Gateway Master Terminal (IGMT)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)