Rabu, 12 Desember 2018 | 06:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Polri: Massa yang kawal pemeriksaan Amien harus lapor

Rabu, 10 Oktober 2018 - 07:27 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Sumber foto: https://bit.ly/2QEuC8T
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Sumber foto: https://bit.ly/2QEuC8T

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan bahwa membawa massa yang akan mengawal Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat dipanggil menjadi saksi diperbolehkan, asal melapor terlebih dahulu ke pihak kepolisian karena masuk kategori unjuk rasa.

“Itu artinya kan mereka melakukan unjuk rasa. Mana unjuk rasa, mereka mau mengantarkan, itu kan berbeda, ini kan unjuk rasa,” katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/10) sebagaimana dihimpun dari NTMC Polri.

Setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, salah satunya berbentuk unjuk rasa, harus dilaporkan secara tertulis kepada polisi oleh pemimpin atau penanggungjawab kelompok.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. “Yang mengumpulkan massa itu juga harus melaporkan, sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998,” tutur Setyo.

Ketika ditanya soal apakah dari 500 orang massa dan simpatisan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang ingin mendampingi Amien sudah ada yang melapor, Setyo meminta untuk menanyakan hal tersebut ke pihak Polda Metro Jaya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan bahwa membawa massa yang akan mengawal Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat dipanggil menjadi saksi diperbolehkan, asal melapor terlebih dahulu ke pihak kepolisian karena masuk kategori unjuk rasa.

“Itu artinya kan mereka melakukan unjuk rasa. Mana unjuk rasa, mereka mau mengantarkan, itu kan berbeda, ini kan unjuk rasa,” katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/10) sebagaimana dihimpun dari NTMC Polri.

Setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, salah satunya berbentuk unjuk rasa, harus dilaporkan secara tertulis kepada polisi oleh pemimpin atau penanggungjawab kelompok.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. “Yang mengumpulkan massa itu juga harus melaporkan, sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998,” tutur Setyo.

Ketika ditanya soal apakah dari 500 orang massa dan simpatisan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang ingin mendampingi Amien sudah ada yang melapor, Setyo meminta untuk menanyakan hal tersebut ke pihak Polda Metro Jaya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com