Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Polri: Massa yang kawal pemeriksaan Amien harus lapor

Rabu, 10 Oktober 2018 - 07:27 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Sumber foto: https://bit.ly/2QEuC8T
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Sumber foto: https://bit.ly/2QEuC8T

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan bahwa membawa massa yang akan mengawal Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat dipanggil menjadi saksi diperbolehkan, asal melapor terlebih dahulu ke pihak kepolisian karena masuk kategori unjuk rasa.

“Itu artinya kan mereka melakukan unjuk rasa. Mana unjuk rasa, mereka mau mengantarkan, itu kan berbeda, ini kan unjuk rasa,” katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/10) sebagaimana dihimpun dari NTMC Polri.

Setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, salah satunya berbentuk unjuk rasa, harus dilaporkan secara tertulis kepada polisi oleh pemimpin atau penanggungjawab kelompok.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. “Yang mengumpulkan massa itu juga harus melaporkan, sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998,” tutur Setyo.

Ketika ditanya soal apakah dari 500 orang massa dan simpatisan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang ingin mendampingi Amien sudah ada yang melapor, Setyo meminta untuk menanyakan hal tersebut ke pihak Polda Metro Jaya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Dinas perikanan bina dua unit koperasi nelayan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB

DPR: Korban gempa Sulteng masih perlu bantuan

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 12:57 WIB

Bappenas: Cegah korupsi dengan pemerintahan terbuka

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 12:48 WIB

Rizal Ramli datangi KPK adukan dugaan korupsi

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:37 WIB

Tb Chaeri Wardana diperiksa KPK kembali

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:26 WIB

KPK periksa lagi Bupati Bangkalan

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan bahwa membawa massa yang akan mengawal Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat dipanggil menjadi saksi diperbolehkan, asal melapor terlebih dahulu ke pihak kepolisian karena masuk kategori unjuk rasa.

“Itu artinya kan mereka melakukan unjuk rasa. Mana unjuk rasa, mereka mau mengantarkan, itu kan berbeda, ini kan unjuk rasa,” katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/10) sebagaimana dihimpun dari NTMC Polri.

Setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, salah satunya berbentuk unjuk rasa, harus dilaporkan secara tertulis kepada polisi oleh pemimpin atau penanggungjawab kelompok.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. “Yang mengumpulkan massa itu juga harus melaporkan, sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998,” tutur Setyo.

Ketika ditanya soal apakah dari 500 orang massa dan simpatisan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang ingin mendampingi Amien sudah ada yang melapor, Setyo meminta untuk menanyakan hal tersebut ke pihak Polda Metro Jaya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Dinas perikanan bina dua unit koperasi nelayan

Selasa, 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB

DPR: Korban gempa Sulteng masih perlu bantuan

Selasa, 23 Oktober 2018 - 12:57 WIB

Bappenas: Cegah korupsi dengan pemerintahan terbuka

Selasa, 23 Oktober 2018 - 12:48 WIB

Rizal Ramli datangi KPK adukan dugaan korupsi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 12:37 WIB

Tb Chaeri Wardana diperiksa KPK kembali

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com