Selasa, 23 Oktober 2018 | 17:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Pembangunan kampus Unusia di Bogor dimulai

Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:55 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj. Foto: Istimewa/Elshinta.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia di Jalan Parung Hijau Pondasi Udik, Kemang, Kabupaten Bogor, Selasa (9/10).

"Peletakan batu pertama pembangunan gedung Unusia di Parung, Bogor ini merupakan peristiwa bersejarah," kata Said.

Ia mengatakan, kampus yang dibangun atas kerja sama antara PBNU dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan menghabiskan dana sebesar Rp30 miliar.

Dana pembangunan tersebut bersumber dari pihak-pihak yang tergabung dalam Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

"Ucapan terima kasih dari warga NU kepada seluruh donatur semoga amal baiknya bermanfaat, berkah. Semoga mereka, beliau-beliau (donatur), sehat wal afiat, usahanya semakin maju," kata kiai kelahiran Cirebon, Jawa Barat itu.

Said berharap kampus ini dapat melahirkan banyak intelektual yang menjunjung tinggi kebinekaan, religiusitas yang nasionalis, dan kebudayaan.

"Mudah-mudahan ke depan lahir kader-kader NU yang intelek, yang menjunjung tinggi kebinekaan, religius yang nasionalis, menjunjung tinggi kebudayaan," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menristek Dikti Prof Mohamad Nasir yang juga selalu Ketua Perguruan Tinggi NU, Rektor Unusia Jakarta H Mochammad Maksum Machfoedz, Wakil Rektor Unusia Sulton Fathoni, sejumlah ketua PBNU, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra, sejumlah dosen Unusia B Kemang, dan perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Gedung Unusia yang dibangun terdiri atas ruang perkuliahan yang dapat menampung 1.050 mahasiswa, ruang serba guna, dan perpustakaan. Rencananya pembangunan selesai dalam satu tahun.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir mendukung keterlibatan dunia usaha membantu perguruan tinggi di Indonesia agar memiliki kualitas pendidikan lebih baik lagi.

"Kemenristekdikti mendukung para pengusaha membantu para perguruan tinggi yang ada di Indonesia dalam rangka meningkatkan infrastruktur yang ada," kata Nasir.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 17:27 WIB

Wapres: Dana Kelurahan tidak untuk mencakup semua kelurahan

Inspirasi | 23 Oktober 2018 - 17:01 WIB

Gadjian, aplikasi bantu UKM mengelola administrasi

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 16:58 WIB

Kecurangan SPBU, Kemendag: Pengawasan daerah masih minim

Elshinta.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia di Jalan Parung Hijau Pondasi Udik, Kemang, Kabupaten Bogor, Selasa (9/10).

"Peletakan batu pertama pembangunan gedung Unusia di Parung, Bogor ini merupakan peristiwa bersejarah," kata Said.

Ia mengatakan, kampus yang dibangun atas kerja sama antara PBNU dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan menghabiskan dana sebesar Rp30 miliar.

Dana pembangunan tersebut bersumber dari pihak-pihak yang tergabung dalam Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

"Ucapan terima kasih dari warga NU kepada seluruh donatur semoga amal baiknya bermanfaat, berkah. Semoga mereka, beliau-beliau (donatur), sehat wal afiat, usahanya semakin maju," kata kiai kelahiran Cirebon, Jawa Barat itu.

Said berharap kampus ini dapat melahirkan banyak intelektual yang menjunjung tinggi kebinekaan, religiusitas yang nasionalis, dan kebudayaan.

"Mudah-mudahan ke depan lahir kader-kader NU yang intelek, yang menjunjung tinggi kebinekaan, religius yang nasionalis, menjunjung tinggi kebudayaan," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menristek Dikti Prof Mohamad Nasir yang juga selalu Ketua Perguruan Tinggi NU, Rektor Unusia Jakarta H Mochammad Maksum Machfoedz, Wakil Rektor Unusia Sulton Fathoni, sejumlah ketua PBNU, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra, sejumlah dosen Unusia B Kemang, dan perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Gedung Unusia yang dibangun terdiri atas ruang perkuliahan yang dapat menampung 1.050 mahasiswa, ruang serba guna, dan perpustakaan. Rencananya pembangunan selesai dalam satu tahun.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir mendukung keterlibatan dunia usaha membantu perguruan tinggi di Indonesia agar memiliki kualitas pendidikan lebih baik lagi.

"Kemenristekdikti mendukung para pengusaha membantu para perguruan tinggi yang ada di Indonesia dalam rangka meningkatkan infrastruktur yang ada," kata Nasir.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com