Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Eni Saragih kembalikan Rp1,25 miliar ke KPK

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:59 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Tersangka kasus PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih. Sumber foto: https://bit.ly/2E8prNf
Tersangka kasus PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih. Sumber foto: https://bit.ly/2E8prNf

Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih (EMS) mengembalikan uang senilai Rp1,25 miliar kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 setelah sebelumnya telah dua kali mengembalikan dengan total masing-masin Rp500 juta.

"Tadi, tersangka EMS yang diperiksa sebagai saksi telah menyampaikan bukti pengembalian uang melalui rekening penampungan KPK pada Penyidik. Pada tahap tiga ini, EMS mengembalikan Rp1,25 miliar sebagai bagian dari penerimaan yang diakui tersangka terkait proyek PLTU Riau-1," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (10/10).

Hal tersebut, lanjut Febri, tentu akan dipertimbangkan sebagai faktor meringankan dan juga dicatat terkait dengan proses pengajuan Eni sebagai justice collaborator (JC). "Sepanjang nanti hingga proses selesai disidang yang bersangkutan konsisten dan membuka seluas-luasnya keterlibatan pihak lain dan mengakui seluruh perbuatannya," tuturnya.

Usai diperiksa sebagai saksi atas tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham (IM) pada Rabu (10/10), Eni juga mengaku telah mengembalikan uang Rp1,25 miliar kepada penyidik KPK.

"Hari ini saya telah memberikan bukti saya telah mengembalikan Rp1,25 miliar. Jadi, total yang sudah saya kembalikan ke KPK sekitar Rp2,25 miliar. Insyaallah, dari yang Rp4,7 miliar, Rp500 jutanya 'kan sudah disita duluan, yang saya pakai itu Rp2,25 miliar itu sudah dikembalikan semua ke KPK dan (sisanya) memang tinggal Rp2 miliar, Golkar sudah kembalikan Rp700 juta," kata Eni.

Ia pun mengharapkan Partai Golkar untuk mengembalikan sisa pengembalian uang tersebut. "Sisanya nanti kami minta kepada Golkar karena itu memang untuk kepentingan Munaslub, pramunaslub, dan beberapa kegiatan Golkar. Jadi, kami minta kepada Partai Golkar untuk mengembalikan," demikian Eni sebagaimana dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Manajemen | 18 Oktober 2018 - 19:45 WIB

Ini kemampuan yang harus dimiliki oleh founder startup

Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih (EMS) mengembalikan uang senilai Rp1,25 miliar kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 setelah sebelumnya telah dua kali mengembalikan dengan total masing-masin Rp500 juta.

"Tadi, tersangka EMS yang diperiksa sebagai saksi telah menyampaikan bukti pengembalian uang melalui rekening penampungan KPK pada Penyidik. Pada tahap tiga ini, EMS mengembalikan Rp1,25 miliar sebagai bagian dari penerimaan yang diakui tersangka terkait proyek PLTU Riau-1," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (10/10).

Hal tersebut, lanjut Febri, tentu akan dipertimbangkan sebagai faktor meringankan dan juga dicatat terkait dengan proses pengajuan Eni sebagai justice collaborator (JC). "Sepanjang nanti hingga proses selesai disidang yang bersangkutan konsisten dan membuka seluas-luasnya keterlibatan pihak lain dan mengakui seluruh perbuatannya," tuturnya.

Usai diperiksa sebagai saksi atas tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham (IM) pada Rabu (10/10), Eni juga mengaku telah mengembalikan uang Rp1,25 miliar kepada penyidik KPK.

"Hari ini saya telah memberikan bukti saya telah mengembalikan Rp1,25 miliar. Jadi, total yang sudah saya kembalikan ke KPK sekitar Rp2,25 miliar. Insyaallah, dari yang Rp4,7 miliar, Rp500 jutanya 'kan sudah disita duluan, yang saya pakai itu Rp2,25 miliar itu sudah dikembalikan semua ke KPK dan (sisanya) memang tinggal Rp2 miliar, Golkar sudah kembalikan Rp700 juta," kata Eni.

Ia pun mengharapkan Partai Golkar untuk mengembalikan sisa pengembalian uang tersebut. "Sisanya nanti kami minta kepada Golkar karena itu memang untuk kepentingan Munaslub, pramunaslub, dan beberapa kegiatan Golkar. Jadi, kami minta kepada Partai Golkar untuk mengembalikan," demikian Eni sebagaimana dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com