Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

BPBD Langkat: 567 kepala keluarga terdampak banjir

Rabu, 10 Oktober 2018 - 15:31 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan masih terdapat 567 kepala keluarga yang terdampak banjir di tiga kecamatan yaitu Stabat, Secanggang, Binjai.

"Itu informasi sementara yang maauk," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri, di Stabat, Rabu (10/10).

Ia menjelaskan, dampak banjir yang terjadi itu diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi seperti Kecamatan Stabat meliputi Desa Karang Rejo masih merendam rumah dengan korban 98 kepala keluarga, yang meliputi Dusun Serba Guna, Dusun Mekar Sari, Dusun Serba Jadi, Dusun Mulia Bakti.

Untuk Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat yang terendam banjir 352 rumah kmeliputi Dusun Bengkel, Dusun Suka Beno, selain itu ada fasilitas umum seperti Sekolah Dasar (SD), juga ikut terendam banjir. "Di sini ketinggian air masih antara 30 centimeter hingga 80 centimeter," katanya, seperti dikutip Antara.

"Sementara itu di Kecamatan Secanggang terdapat 117 kepala keluarga yang terdampak banjir termasuk juga sekolah dasar (SD), bangunan masjid serta areal persawahan seluas 105 hektare," ujarnya.

Untuk sementara ini di Kecamatan Binjai, air mulai surut di beberapa tempat yang sebelumnya merendam pemukiman warga di sana.

Camat Secanggang Sopian Tarigan yang dihubungi menjelaskan terdapat tambahan rumah warga yang terendam banjir yaitu di Dusun Kampung Melayu sebanyak 35 rumah dengan ketinggian air antara 40-60 centimeter.

Selain itu juga Desa Perkotaan terdiri dari Dusun I dan Dusun II sekitar 70 rumah yang tergenang air serta di Desa Karang Gading yang juga terdampak banjir akibat meluapnya sungai Kapal Keruk, di kawasan itu. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Manajemen | 18 Oktober 2018 - 19:45 WIB

Ini kemampuan yang harus dimiliki oleh founder startup

Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan masih terdapat 567 kepala keluarga yang terdampak banjir di tiga kecamatan yaitu Stabat, Secanggang, Binjai.

"Itu informasi sementara yang maauk," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri, di Stabat, Rabu (10/10).

Ia menjelaskan, dampak banjir yang terjadi itu diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi seperti Kecamatan Stabat meliputi Desa Karang Rejo masih merendam rumah dengan korban 98 kepala keluarga, yang meliputi Dusun Serba Guna, Dusun Mekar Sari, Dusun Serba Jadi, Dusun Mulia Bakti.

Untuk Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat yang terendam banjir 352 rumah kmeliputi Dusun Bengkel, Dusun Suka Beno, selain itu ada fasilitas umum seperti Sekolah Dasar (SD), juga ikut terendam banjir. "Di sini ketinggian air masih antara 30 centimeter hingga 80 centimeter," katanya, seperti dikutip Antara.

"Sementara itu di Kecamatan Secanggang terdapat 117 kepala keluarga yang terdampak banjir termasuk juga sekolah dasar (SD), bangunan masjid serta areal persawahan seluas 105 hektare," ujarnya.

Untuk sementara ini di Kecamatan Binjai, air mulai surut di beberapa tempat yang sebelumnya merendam pemukiman warga di sana.

Camat Secanggang Sopian Tarigan yang dihubungi menjelaskan terdapat tambahan rumah warga yang terendam banjir yaitu di Dusun Kampung Melayu sebanyak 35 rumah dengan ketinggian air antara 40-60 centimeter.

Selain itu juga Desa Perkotaan terdiri dari Dusun I dan Dusun II sekitar 70 rumah yang tergenang air serta di Desa Karang Gading yang juga terdampak banjir akibat meluapnya sungai Kapal Keruk, di kawasan itu. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 14:45 WIB

Mensos pastikan ada jaminan hidup korban bencana

Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:00 WIB

Gempa M 5,3 kembali guncang Aceh Barat

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com