Selasa, 18 Desember 2018 | 01:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Banjir di Desa Perkotaan masih bertahan

Rabu, 10 Oktober 2018 - 15:23 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta

Elshinta.com - Ratusan rumah warga di Desa Perkotaan, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, masih terendam banjir.

Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sejak kemarin mengakibatkan Sungai Karang Gading meluap dan masuk ke permukiman warga. Demikian disampaikan Kepala Desa Perkotaan Sarmin, Rabu (10/10).

"Air masuk ke permukiman warga hari Selasa (9/10)  sekira pukul 12.00 WIB. Ketinggian air bervariasi dari 50-80 cm," ujar kades kepada Kontributor Elshinta, M Salim.

Sementara itu jumlah rumah yang tergenang di Dusun II Perkotaan ada 90 rumah, dan di Dusun I Kota Lama ada 32 rumah, namun warga masih bertahan di rumah kalaupun ada yang mengungsi hanya tidur di rumah tetangga.

Menurut kades banjir semacam ini pernah terjadi lima tahun yang lalu dan terulang lagi pada saat ini.

Selain itu juga hari ini puluhan warga sudah mendatangi posko kesehatan untuk berobat, karena para korban banjir sudah mulai merasakan gatal-gatal dan batuk.

Salah seorang korban banjir Anen (49) mengaku air di dalam rumahnya mencapai 70 centimeter sehingga ia bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang tidak kebanjiran.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 17 Desember 2018 - 23:05 WIB

Komnas Perempuan nilai poligami pengaruhi perceraian

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Elshinta.com - Ratusan rumah warga di Desa Perkotaan, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, masih terendam banjir.

Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sejak kemarin mengakibatkan Sungai Karang Gading meluap dan masuk ke permukiman warga. Demikian disampaikan Kepala Desa Perkotaan Sarmin, Rabu (10/10).

"Air masuk ke permukiman warga hari Selasa (9/10)  sekira pukul 12.00 WIB. Ketinggian air bervariasi dari 50-80 cm," ujar kades kepada Kontributor Elshinta, M Salim.

Sementara itu jumlah rumah yang tergenang di Dusun II Perkotaan ada 90 rumah, dan di Dusun I Kota Lama ada 32 rumah, namun warga masih bertahan di rumah kalaupun ada yang mengungsi hanya tidur di rumah tetangga.

Menurut kades banjir semacam ini pernah terjadi lima tahun yang lalu dan terulang lagi pada saat ini.

Selain itu juga hari ini puluhan warga sudah mendatangi posko kesehatan untuk berobat, karena para korban banjir sudah mulai merasakan gatal-gatal dan batuk.

Salah seorang korban banjir Anen (49) mengaku air di dalam rumahnya mencapai 70 centimeter sehingga ia bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang tidak kebanjiran.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com