Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

147 warga Aceh Barat diungsikan akibat banjir

Rabu, 10 Oktober 2018 - 15:46 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ydXcao
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ydXcao

Elshinta.com - Sebanyak 147 warga Dusun Raja Aceh Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, terpaksa diungsikan akibat banjir luapan Sungai Mereubo merendam permukiman setempat.

"Banjir mulai terjadi sejak Rabu dini hari sampai saat ini terus bertambah. Dari pagi warga sudah bertahan, ternyata tidak mungkin lagi, semua harus dievakuasi untuk mengungsi," kata Kepala Desa Pasie Leuhan, Sofyan Rasyid di Meulaboh, Rabu (10/10).

Saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat masih bekerja mendirikan tenda pengungsian dan mengevakuasi warga Dusun Raja Aceh, di atas badan jalan jembatan rangka baja. Menurutnya, banjir akibat luapan sungai Meureubo telah terjadi berulang dan sudah empat kali surut, namun intensitas curah hujan tinggi terus mengguyur sehingga rumah penduduk direndam air banjir bewarna keruh.

Ketinggian air banjir dipermukiman masyarakat setempat 60 cm hingga 180 cm, sehingga warga tidak ada lagi yang bisa bertahan di tengah genangan air banjir. "Bantuan dari pemerintah belum, tetapi kami dari pihak desa tetap membantu masyarakat yang terdampak banjir. Kemarin saya salurkan 15 dus mie instan dan beras untuk warga agar bisa bertahan," sebutnya, seperti dikutip Antara.

Sementara itu petugas BPBD Aceh Barat, mencatat data sementara di lapangan banjir sudah mengepung tiga desa di Kecamatan Johan Pahlawan dan satu desa di Kecamatan Meureubo, banjir diperkirakan terus bertambah menyusul curah hujan yang masih terus mengguyur hingga sore ini.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Dinas perikanan bina dua unit koperasi nelayan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB

DPR: Korban gempa Sulteng masih perlu bantuan

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 12:57 WIB

Bappenas: Cegah korupsi dengan pemerintahan terbuka

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 12:48 WIB

Rizal Ramli datangi KPK adukan dugaan korupsi

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:37 WIB

Tb Chaeri Wardana diperiksa KPK kembali

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:26 WIB

KPK periksa lagi Bupati Bangkalan

Elshinta.com - Sebanyak 147 warga Dusun Raja Aceh Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, terpaksa diungsikan akibat banjir luapan Sungai Mereubo merendam permukiman setempat.

"Banjir mulai terjadi sejak Rabu dini hari sampai saat ini terus bertambah. Dari pagi warga sudah bertahan, ternyata tidak mungkin lagi, semua harus dievakuasi untuk mengungsi," kata Kepala Desa Pasie Leuhan, Sofyan Rasyid di Meulaboh, Rabu (10/10).

Saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat masih bekerja mendirikan tenda pengungsian dan mengevakuasi warga Dusun Raja Aceh, di atas badan jalan jembatan rangka baja. Menurutnya, banjir akibat luapan sungai Meureubo telah terjadi berulang dan sudah empat kali surut, namun intensitas curah hujan tinggi terus mengguyur sehingga rumah penduduk direndam air banjir bewarna keruh.

Ketinggian air banjir dipermukiman masyarakat setempat 60 cm hingga 180 cm, sehingga warga tidak ada lagi yang bisa bertahan di tengah genangan air banjir. "Bantuan dari pemerintah belum, tetapi kami dari pihak desa tetap membantu masyarakat yang terdampak banjir. Kemarin saya salurkan 15 dus mie instan dan beras untuk warga agar bisa bertahan," sebutnya, seperti dikutip Antara.

Sementara itu petugas BPBD Aceh Barat, mencatat data sementara di lapangan banjir sudah mengepung tiga desa di Kecamatan Johan Pahlawan dan satu desa di Kecamatan Meureubo, banjir diperkirakan terus bertambah menyusul curah hujan yang masih terus mengguyur hingga sore ini.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 07:46 WIB

BMKG pasang 20 sensor gempa di Sulteng

Senin, 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Polresta Malang gerebek toko pembuat miras oplosan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com