Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Aktual Pemilu

KPU temukan 19.241 dugaan data pemilih ganda di Kabupaten Tangerang

Rabu, 10 Oktober 2018 - 15:58 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi daftar pemilih tetap. Sumber foto: https://bit.ly/2NAKPhK
Ilustrasi daftar pemilih tetap. Sumber foto: https://bit.ly/2NAKPhK

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang beberapa kali mendapat laporan mengenai data ganda dalam daftar pemilih. Dan saat ini KPU Kabupaten Tangerang masih terus memutakhirkan data bersama dengan peserta pemilu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tangerang.

"Kami KPU bersama Panwaslu dan peserta pemilu 2019 menyepakati dalam rangka pencermatan terhadap daftar potensi pemilih ganda dan data tidak lazim yang mencapai 19.241," kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zaenal Abidin, kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Rabu (10/10).

Ditambahkan Ali Zaenal Abidin saat ini penanganan KPU terkait data yang di dugaan ganda dan anomali tersebut, sudah diserahkan kepada PPK dan PPS untuk dilakukan proses verifikasi faktual. 

"Data tidak lazim tersebut sudah kami lakukan kroscek. Dan seperti adanya nama yang hanya dia huruf, nomor NIK KTP yang hanya 15 huruf itu semua kami sudah lakukan pengecekan secara faktual," tegasnya kembali. 

Untuk diketahui bahwa jumlah data ganda dan data tidak lazim di Kabupaten Tangerang memang terbilang cukup besar total yakni mencapai 19.241 data. Terdiri dari data anomali berjumlah 7.632 orang, dan data ganda 11.609 orang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Manajemen | 18 Oktober 2018 - 19:45 WIB

Ini kemampuan yang harus dimiliki oleh founder startup

Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang beberapa kali mendapat laporan mengenai data ganda dalam daftar pemilih. Dan saat ini KPU Kabupaten Tangerang masih terus memutakhirkan data bersama dengan peserta pemilu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tangerang.

"Kami KPU bersama Panwaslu dan peserta pemilu 2019 menyepakati dalam rangka pencermatan terhadap daftar potensi pemilih ganda dan data tidak lazim yang mencapai 19.241," kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zaenal Abidin, kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Selly Loamena, Rabu (10/10).

Ditambahkan Ali Zaenal Abidin saat ini penanganan KPU terkait data yang di dugaan ganda dan anomali tersebut, sudah diserahkan kepada PPK dan PPS untuk dilakukan proses verifikasi faktual. 

"Data tidak lazim tersebut sudah kami lakukan kroscek. Dan seperti adanya nama yang hanya dia huruf, nomor NIK KTP yang hanya 15 huruf itu semua kami sudah lakukan pengecekan secara faktual," tegasnya kembali. 

Untuk diketahui bahwa jumlah data ganda dan data tidak lazim di Kabupaten Tangerang memang terbilang cukup besar total yakni mencapai 19.241 data. Terdiri dari data anomali berjumlah 7.632 orang, dan data ganda 11.609 orang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 WIB

PKB Lumajang optimis raih 200 ribu suara

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Honorer DKI dukung Prabowo-Sandiaga

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:25 WIB

KPU Langkat buka 277 posko layanan pemilih

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com