Kerugian Mataram akibat gempa capai Rp1 triliun
Elshinta
Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:39 WIB |
Kerugian Mataram akibat gempa capai Rp1 triliun
Sumber foto: https://bit.ly/2yrNC3e

Elshinta.com - Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram Ir Amirudin, M.Si menyebutkan, kerugian pemerintah kota akibat gempa bumi yang melanda daerah itu mencapai Rp1 triliun lebih.

"Data itu merupakan data terakhir setelah dilakukannya asesmen terhadap kerusakan berbagai fasilitas umum, fasilitas pemerintah dan rumah warga yang terdampak gempa bumi pada bulan Agustus lalu," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (10/10).

Ia mengatakan, data angka kerugian akibat gempa bumi di Kota Mataram ini terus mengalami perubahan, bahkan angka kerugian pada Rp1 triliun ini merupakan angka yang keenam kalinya dan semuanya sudah ditetapkan berdasarkan SK Wali Kota Mataram.

Dimana kerugian awal sekitar Rp120 miliar, kemudian terus bertambah  sekitar Rp600 miliar, selanjutnya Rp800 miliar dan terakhir kini Rp1 triliun lebih. "Tahapan pertambahannya saya lupa, tetapi jumlahnya memang berubah dan terus bertambah setelah dilakukan asesmen terhadap kerusakan-kerusakan yang ada," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Besaran kerugian pemerintah kota akibat gempa bumi tersebut, lanjutnya, telah diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran melalui APBN, terutama untuk fasilitas pemerintah di bidang kesehatan dan pendidikan.

"Perbaikan fasilitas pemerintah bidang kesehatan dan pendidikan ini terus kita desak agar bisa terakomodasi juga pada perubahan APBN 2018, sebab bersifat mendesak," katanya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran penanganan gempa bumi di Kota Mataram sebesar Rp1 triliun lebih itu telah diusulkan melalui masing-masing kementerian antara lain Kementerian Kesehatan, diusulkan anggaran sebesar Rp103,1 miliar lebih untuk penanganan 39 unit sarana kesehatan.

Sarana kesehatan itu adalah 12 puskesmas, 8 rumah sakit, 8 puskesmas pembantu, dan 11 poskesdes. Sedangkan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diusulkan sebesar Rp42,2 miliar, namun yang baru disetujui Rp27,8 miliar untuk penanganan dan perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak gempa bumi.

"Terjadinya, selisih dari dana yang belum terakomodasi dipicu karena pihak PUPR waktu itu belum tuntas melakukan verifikasi terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan yang terdampak, dan setelah kita tuntaskan verfikasi kekurangan sudah kita diajukan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Sinabung tiga kali erupsi sejak pagi
Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:36 WIB
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sejak Kamis (13/8) pagi mengalami tiga kali erups...
BPBD Karo minta warga waspadai lahar panas erupsi Gunung Sinabung
Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:12 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera ...
Forkopimcam Kelumpang Kalsel gelar rakor cegah karhutla 
Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:11 WIB
Forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Kelumpang Hilir, Kalimantan Selatan mela...
Kekeringan landa tujuh kecamatan di Pasuruan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:47 WIB
Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengalami kekeringan. Badan Penanggulang...
Gempa susulan masih terus terjadi di Sumba Barat Daya
Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan masih terus terjadi hing...
Abu vulkanik letusan Gunung Sinabung sampai ke Langkat
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:25 WIB
Hujan abu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, pada Seni...
BPBD: Sulteng masih dibayangi banjir
Senin, 10 Agustus 2020 - 12:36 WIB
Sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah hingga kini masih dibayangi bencana alam, khususnya ban...
Warga-wisatawan diminta secepatnya tinggalkan zona merah Gunung Sinabung
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:10 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Perangin-angin memin...
Pekan ini banjir melanda sebagian Sulteng, Jabar tanpa zona merah
Minggu, 09 Agustus 2020 - 12:56 WIB
Pekan ini banjir melanda sebagian wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) ...
217 kali gempa susulan terjadi pasca gempa Sumba
Minggu, 09 Agustus 2020 - 11:42 WIB
Sebanyak 217 kali gempa susulan terjadi setelah gempa dengan magnitudo 5,5 melanda bagian wilayah Su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)