Senin, 22 Oktober 2018 | 22:26 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

CAT hindarkan panitia penerimaan CPNS dari intervensi luar

Rabu, 10 Oktober 2018 - 17:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Nico Aquaresta/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Nico Aquaresta/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa menandatangani Kesepakatan Kerjasama  bersama Sekda Kabupaten/Kota dan Kepala Kantor Regional III BKN, terkait Penyediaan Sarana Prasarana Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 dengan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN di Aula Barat Gedung Sate Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (10/10).

Iwa mengapresiasi pada para Sekda Kabupaten/Kota yang hadir, karena kalau tidak dampaknya akan bahaya pada jabatan yang diemban. Pelaksanaan sistem CAT akan langsung menampilkan hasil yang diperoleh, lulus atau tidak. Dibandingkan menggunakan sistem CAT UNBK.

“Sehingga kita sebagai Sekda punya alasan ketika diintervensi siapapun. Termasuk saudara kandung kita sendiri, aman. Saya mendapat pengalaman, kalau dulu pekerjaan bisa dikerjakan oleh 5 orang tapi sekarang dikerjakan oleh satu orang. Karena proses seleksinya baik,” tegasnya kepada Kontributor Elshinta, Nico Aquaresta.

Sumber daya manusia yang mumpuni dan berdaya saing, dirasa Iwa sangat penting. Mengingat menurut hasil studi menunjukkan di tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara maju dan akan menjadi nomor tiga terbesar di dunia setelah Amerika dan Tiongkok. Saat ini Indonesia masuk dalam G20 negara terbesar di dunia, sekarang sedang merangkak ke posisi 16 melalui indikatornya dari protap domestik bruto.

Iwa mengatakan jumlah alokasi formasi di wilayah Provinsi Jawa Barat sebesar 13.029 formasi, dengan alokasi 1.085  formasi di Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sisanya sebesar 11.944 formasi untuk pemerintah daerah kabupaten/kota di Jawa Barat. Hanya ada dua kabupaten yang tidak mengajukan penerimaan CPNS yaitu Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cianjur.  

Sementara itu Kepala Kantor Regional III BKN, Imas Sukmairah mengatakan seleksi CPNS ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 637 Tahun 2018, tentang penetapan instansi yang menggunakan sistem CAT BKN dan CAT UNBK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018. 

Diungkapkan Imas, tidak semua kantor regional BKN menggunakan sistem CAT BKN, hanya ada lima wilayah di Indonesia. Namun daerah lain sedang dalam proses pengajuan surat ke Kemenpan, terkait keinginan menggunakan fasilitas CAT BKN. “Yaitu Kantor Regional I Yogyakarta, Kantor Regional II Surabaya, Kantor Regional III Bandung, Kantor Regional V Jakarta dan Kantor Regional XIII Banda Aceh,” paparnya.

Diharapkan para CPNS nanti sesuai keinginan Menpan RB RI yaitu PNS sebagai pemimpin di masa depan yang berkelas dunia, mempunyai integritas, mempunyai nasionalisme tinggi, berwawasan global, mampu menggunakan IT dan mampu berbahasa. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa menandatangani Kesepakatan Kerjasama  bersama Sekda Kabupaten/Kota dan Kepala Kantor Regional III BKN, terkait Penyediaan Sarana Prasarana Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 dengan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN di Aula Barat Gedung Sate Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (10/10).

Iwa mengapresiasi pada para Sekda Kabupaten/Kota yang hadir, karena kalau tidak dampaknya akan bahaya pada jabatan yang diemban. Pelaksanaan sistem CAT akan langsung menampilkan hasil yang diperoleh, lulus atau tidak. Dibandingkan menggunakan sistem CAT UNBK.

“Sehingga kita sebagai Sekda punya alasan ketika diintervensi siapapun. Termasuk saudara kandung kita sendiri, aman. Saya mendapat pengalaman, kalau dulu pekerjaan bisa dikerjakan oleh 5 orang tapi sekarang dikerjakan oleh satu orang. Karena proses seleksinya baik,” tegasnya kepada Kontributor Elshinta, Nico Aquaresta.

Sumber daya manusia yang mumpuni dan berdaya saing, dirasa Iwa sangat penting. Mengingat menurut hasil studi menunjukkan di tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara maju dan akan menjadi nomor tiga terbesar di dunia setelah Amerika dan Tiongkok. Saat ini Indonesia masuk dalam G20 negara terbesar di dunia, sekarang sedang merangkak ke posisi 16 melalui indikatornya dari protap domestik bruto.

Iwa mengatakan jumlah alokasi formasi di wilayah Provinsi Jawa Barat sebesar 13.029 formasi, dengan alokasi 1.085  formasi di Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sisanya sebesar 11.944 formasi untuk pemerintah daerah kabupaten/kota di Jawa Barat. Hanya ada dua kabupaten yang tidak mengajukan penerimaan CPNS yaitu Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cianjur.  

Sementara itu Kepala Kantor Regional III BKN, Imas Sukmairah mengatakan seleksi CPNS ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 637 Tahun 2018, tentang penetapan instansi yang menggunakan sistem CAT BKN dan CAT UNBK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018. 

Diungkapkan Imas, tidak semua kantor regional BKN menggunakan sistem CAT BKN, hanya ada lima wilayah di Indonesia. Namun daerah lain sedang dalam proses pengajuan surat ke Kemenpan, terkait keinginan menggunakan fasilitas CAT BKN. “Yaitu Kantor Regional I Yogyakarta, Kantor Regional II Surabaya, Kantor Regional III Bandung, Kantor Regional V Jakarta dan Kantor Regional XIII Banda Aceh,” paparnya.

Diharapkan para CPNS nanti sesuai keinginan Menpan RB RI yaitu PNS sebagai pemimpin di masa depan yang berkelas dunia, mempunyai integritas, mempunyai nasionalisme tinggi, berwawasan global, mampu menggunakan IT dan mampu berbahasa. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com