Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Kejari Samosir terima empat berkas dan tersangka KM Sinar Bangun dari Poldasu

Rabu, 10 Oktober 2018 - 19:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yaZwiG
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yaZwiG

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Samosir menerima penyerahan berkas dan keempat tersangka sekaitan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada, 18 Juni 2018, kemarin. Penyerahan keempat tersangka ini dilaksanakan setelah pihak penuntut umum menyatakan berkas keempat tersangka lengkap.

Penyerahan keempat tersangka ketika dikonfirmasikan kepada Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian Rabu (10/10), membenarkan bahwa Pidum Kejari Samosir pada siang tadi, telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti atas peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Adapun keempat tersangka yang dilimpahkan, yakni Poltak Soritua Sagala selaku Nahkoda sekaligus pemilik KM Sinar Bangun, Karnilan Sitanggang pegawai honor Dishub Samosir sekaligus anggota Pos Pelabuhan Simanindo, Kapos Pelabuhan Simanindo, Golpa Fras Putra yang juga PNS Dinas Perhubungan Samosir, dan Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (Kabid ASDP) Rihad Sitanggang. Selanjutnya, pihak penuntut umum segera menyiapkan dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

Sebagaimana diketahui Kapal KM Sinar Bangun ini berangkat dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tigaras Kecamatan Perdamaian Kabupaten Simalungun dengan membawa ratusan penumpang dan puluhan sepeda motor. Dalam kejadian tersebut, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 24 orang, 21 diantaranya dalam keadaan selamat dan tiga orang meninggal dunia sedangkan 164 orang masih dinyatakan hilang di perairan Danau Toba.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Hukum | 18 Oktober 2018 - 18:36 WIB

Roro Fitria divonis empat tahun penjara

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Samosir menerima penyerahan berkas dan keempat tersangka sekaitan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada, 18 Juni 2018, kemarin. Penyerahan keempat tersangka ini dilaksanakan setelah pihak penuntut umum menyatakan berkas keempat tersangka lengkap.

Penyerahan keempat tersangka ketika dikonfirmasikan kepada Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian Rabu (10/10), membenarkan bahwa Pidum Kejari Samosir pada siang tadi, telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti atas peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Adapun keempat tersangka yang dilimpahkan, yakni Poltak Soritua Sagala selaku Nahkoda sekaligus pemilik KM Sinar Bangun, Karnilan Sitanggang pegawai honor Dishub Samosir sekaligus anggota Pos Pelabuhan Simanindo, Kapos Pelabuhan Simanindo, Golpa Fras Putra yang juga PNS Dinas Perhubungan Samosir, dan Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (Kabid ASDP) Rihad Sitanggang. Selanjutnya, pihak penuntut umum segera menyiapkan dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

Sebagaimana diketahui Kapal KM Sinar Bangun ini berangkat dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tigaras Kecamatan Perdamaian Kabupaten Simalungun dengan membawa ratusan penumpang dan puluhan sepeda motor. Dalam kejadian tersebut, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 24 orang, 21 diantaranya dalam keadaan selamat dan tiga orang meninggal dunia sedangkan 164 orang masih dinyatakan hilang di perairan Danau Toba.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com