Rabu, 12 Desember 2018 | 02:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Kejari Samosir terima empat berkas dan tersangka KM Sinar Bangun dari Poldasu

Rabu, 10 Oktober 2018 - 19:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yaZwiG
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yaZwiG

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Samosir menerima penyerahan berkas dan keempat tersangka sekaitan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada, 18 Juni 2018, kemarin. Penyerahan keempat tersangka ini dilaksanakan setelah pihak penuntut umum menyatakan berkas keempat tersangka lengkap.

Penyerahan keempat tersangka ketika dikonfirmasikan kepada Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian Rabu (10/10), membenarkan bahwa Pidum Kejari Samosir pada siang tadi, telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti atas peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Adapun keempat tersangka yang dilimpahkan, yakni Poltak Soritua Sagala selaku Nahkoda sekaligus pemilik KM Sinar Bangun, Karnilan Sitanggang pegawai honor Dishub Samosir sekaligus anggota Pos Pelabuhan Simanindo, Kapos Pelabuhan Simanindo, Golpa Fras Putra yang juga PNS Dinas Perhubungan Samosir, dan Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (Kabid ASDP) Rihad Sitanggang. Selanjutnya, pihak penuntut umum segera menyiapkan dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

Sebagaimana diketahui Kapal KM Sinar Bangun ini berangkat dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tigaras Kecamatan Perdamaian Kabupaten Simalungun dengan membawa ratusan penumpang dan puluhan sepeda motor. Dalam kejadian tersebut, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 24 orang, 21 diantaranya dalam keadaan selamat dan tiga orang meninggal dunia sedangkan 164 orang masih dinyatakan hilang di perairan Danau Toba.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Samosir menerima penyerahan berkas dan keempat tersangka sekaitan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada, 18 Juni 2018, kemarin. Penyerahan keempat tersangka ini dilaksanakan setelah pihak penuntut umum menyatakan berkas keempat tersangka lengkap.

Penyerahan keempat tersangka ketika dikonfirmasikan kepada Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian Rabu (10/10), membenarkan bahwa Pidum Kejari Samosir pada siang tadi, telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti atas peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Adapun keempat tersangka yang dilimpahkan, yakni Poltak Soritua Sagala selaku Nahkoda sekaligus pemilik KM Sinar Bangun, Karnilan Sitanggang pegawai honor Dishub Samosir sekaligus anggota Pos Pelabuhan Simanindo, Kapos Pelabuhan Simanindo, Golpa Fras Putra yang juga PNS Dinas Perhubungan Samosir, dan Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (Kabid ASDP) Rihad Sitanggang. Selanjutnya, pihak penuntut umum segera menyiapkan dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

Sebagaimana diketahui Kapal KM Sinar Bangun ini berangkat dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tigaras Kecamatan Perdamaian Kabupaten Simalungun dengan membawa ratusan penumpang dan puluhan sepeda motor. Dalam kejadian tersebut, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 24 orang, 21 diantaranya dalam keadaan selamat dan tiga orang meninggal dunia sedangkan 164 orang masih dinyatakan hilang di perairan Danau Toba.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com