Senin, 22 Oktober 2018 | 22:26 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

117 rumah warga terendam banjir di Secanggang

Rabu, 10 Oktober 2018 - 19:34 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: M Salim/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sebanyak 117 rumah warga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter.

Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sejak kemarin mengakibatkan Sungai Kapal Keruk meluap dan masuk ke permukiman warga. Demikian disampaikan Kepala Desa Kepala Sungai, Suriono, Rabu (10/10). "Air masuk ke permukiman warga hari Selasa (9/10) sekira pukul 16.00 WIB. Ketinggian air bervariasi dari 70-80 cm," ujar Suriono kepada Kontributor Elshinta, M Salim.

Sementara itu jumlah rumah yang tergenang di Dusun V  Tebasan, Desa Kepala Sungai ada 117 rumah, warga yang rumahnya tergenang sebagian mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi.

Menurut salah seorang warga yang bernama Tatik (40) banjir sedalam ini pernah terjadi 20 tahun yang lalu dan terulang lagi pada tahun ini.

Selain itu juga hari ini puluhan warga sudah mendatangi posko kesehatan dari UPT Puskesmas Teluk langsung ditangani Kapus dr Evi Diana dan dr Fadel Sitepu di Masjid Al Hidayah untuk berobat, karena para korban banjir sudah mulai merasakan gatal-gatal dan ISPA.

Sementara itu warga belum ada mendapat bantuan dari pemerintah daerah Langkat, hanya ada inisiatif Kepala Desa Kepala Sungai yang memberikan bantuan berupa mie instan, telur dan juga beras.

Dusun V Tebasan merupakan dusun yang terletak persis di tepi Sungai Kapal Keruk, sehingga bila intensitas curah hujan tinggi maka air akan melimpah kepermukiman. Sementara itu hewan ternak seperti sapi dan kambing milik warga dievakuasi ke tanggul dan dijaga oleh pemilik.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Sebanyak 117 rumah warga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, masih terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter.

Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sejak kemarin mengakibatkan Sungai Kapal Keruk meluap dan masuk ke permukiman warga. Demikian disampaikan Kepala Desa Kepala Sungai, Suriono, Rabu (10/10). "Air masuk ke permukiman warga hari Selasa (9/10) sekira pukul 16.00 WIB. Ketinggian air bervariasi dari 70-80 cm," ujar Suriono kepada Kontributor Elshinta, M Salim.

Sementara itu jumlah rumah yang tergenang di Dusun V  Tebasan, Desa Kepala Sungai ada 117 rumah, warga yang rumahnya tergenang sebagian mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi.

Menurut salah seorang warga yang bernama Tatik (40) banjir sedalam ini pernah terjadi 20 tahun yang lalu dan terulang lagi pada tahun ini.

Selain itu juga hari ini puluhan warga sudah mendatangi posko kesehatan dari UPT Puskesmas Teluk langsung ditangani Kapus dr Evi Diana dan dr Fadel Sitepu di Masjid Al Hidayah untuk berobat, karena para korban banjir sudah mulai merasakan gatal-gatal dan ISPA.

Sementara itu warga belum ada mendapat bantuan dari pemerintah daerah Langkat, hanya ada inisiatif Kepala Desa Kepala Sungai yang memberikan bantuan berupa mie instan, telur dan juga beras.

Dusun V Tebasan merupakan dusun yang terletak persis di tepi Sungai Kapal Keruk, sehingga bila intensitas curah hujan tinggi maka air akan melimpah kepermukiman. Sementara itu hewan ternak seperti sapi dan kambing milik warga dievakuasi ke tanggul dan dijaga oleh pemilik.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
🙏🙏🙏
Owh... Desa ku.. Semoga banjir cepat surut dan semua akan baik2 saja..
Bejana ja yg ada bantuan egk ada....
Bejana ja yg ada bantuan egk ada....
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com