Bappenas: Perlu alternatif tindakan terkait dampak bencana
Rabu, 10 Oktober 2018 - 21:51 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Sumber Foto: https://bit.ly/2OTXHzW

Elshinta.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bencana alam skala besar berpotensi menambah jumlah masyarakat miskin, sehingga dibutuhkan alternatif tindakan (contingency plan) untuk mengatasinya.

"Seperti di Palu sekarang, di mana banyak warga terdampak yang tidak dapat melakukan aktivitas ekonomi karena masih trauma," ujar Bambang dalam konferensi internasional Inclusive Economic Growth: Reducing Poverty and Inequality sebagai bagian Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Kuta, Bali, Rabu (10/10).

Bambang menjelaskan bahwa bencana alam yang terjadi di suatu daerah membuat ekonomi di wilayah tersebut tidak berjalan sehingga menyebabkan pendapatan masyarakat menurun.

Mengutip dari Antara, alternatif tindakan atau contingency plan diperlukan untuk menangani dampak bencana alam yang berpotensi menaikkan tingkat kemiskinan.

Pemerintah telah memastikan adanya pembentukan skema pembiayaan dan asuransi risiko bencana pada 2019 sebagai upaya penanganan dampak bencana alam secara cepat.

Bambang menjelaskan asuransi bencana dijalankan dengan memobilisasi dana dari luar APBN untuk bisa membantu daerah yang terdampak bencana. "Biasanya skemanya kita sudah petakan mana daerah yang rawan bencana, kemudian pemerintah setiap tahun membayar semacam premi dan kemudian dikelola oleh asuransi atau pengumpul dananya," ujar dia.

Ketika ada kejadian di daerah tersebut maka dana yang sudah dikumpulkan akan disalurkan ke daerah terdampak bencana, sehingga bisa memperkuat dana yang dialokasikan dari APBN.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 20 Februari 2019 - 08:46 WIB
Elshinta.com - Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Maluku mengintensifkan razia minu...
Selasa, 19 Februari 2019 - 20:44 WIB
Elshinta.com -Kepala daerah di Sumatera Barat (Sumbar) hingga saat ini masih ada yang menggangg...
Selasa, 19 Februari 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com -Nama Kasat Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah AKP Rismanto dicatut oknum dalam tind...
Selasa, 19 Februari 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com -Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Arumi Bachsin, resmi menjabat sebaga...
Selasa, 19 Februari 2019 - 17:51 WIB
Elshinta.com -Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulanga...
Selasa, 19 Februari 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com -Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Taman Nasional Komodo tidak perlu ditutup u...
Selasa, 19 Februari 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com -Satu macan dahan masuk ke permukiman warga di kawasan Jalan Wisata II, Kelurahan ...
Selasa, 19 Februari 2019 - 16:15 WIB
Elshinta.com -Calon Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menjenguk musisi Ahmad Dh...
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Modifikasi tangki mobil menjadi biang keladi utama penyebab insiden keselam...
Selasa, 19 Februari 2019 - 11:55 WIB
Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)