Rabu, 24 Oktober 2018 | 06:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Timnas Indonesia

Laga Persahabatan Internasional FIFA

Taklukkan Myanmar, Bima Sakti puji pemain

Kamis, 11 Oktober 2018 - 06:33 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Tim nasional sepak bola Indonesia. Sumber foto: https://bit.ly/2A3swKo
Tim nasional sepak bola Indonesia. Sumber foto: https://bit.ly/2A3swKo

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, Bima Sakti memuji penampilan para pemainnya usai menaklukkan Myanmar dengan skor 3-0 dalam laga persahabatan internasional FIFA, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/10) malam.

Menurut Bima, anak-anak asuhnya sudah menjalankan strategi yang direncanakan saat latihan.

"Saya berterima kasih kepada semua pemain, mereka bekerja keras sepanjang laga. Gol-gol yang tercipta menegaskan kalau skenario permainan yang disiapkan saat latihan berjalan. Strategi permainan yang disiapkan merupakan hasil diskusi saya dengan Coach Luis Milla," kata Bima usai laga, seperti diinformasikan melalui laman resmi PSSI.

Bima juga memuji pemain-pemain baru. Mereka dinilai bisa beradaptasi cepat. Nama-nama pemain baru debutan pada laga ini adalah Esteban Vizscara dan Alfath Fathier. Selain itu, Abdul Rahman, Dedi Kusnandar dan Alfin Tuasalamony juga kembali bermain lagi bersama Timnas Indonesia di pertandingan ini.

"Pemain-pemain baru bisa memahami skenario permainan yang kami usung. Saya senang karena semua pemain yang turun ke lapangan menjalankan instruksi dengan baik. Untuk Altafh, dia menunjukkan performa bagus, menyerang dan bertahan. Semoga dia bisa lebih baik lagi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Jadi stok full back kiri kita banyak pilihan yakni ada Alfath, Rizki Pora, Ricky Fajrin, Rezaldi, ini tentu sangat bagus. Rezaldi sengaja tidak kita pasang karena ada cedera tumit," tambah pelatih yang juga pemain Timnas Indonesia era 2000'an ini.

Mengenai babak kedua, Indonesia tampak kesulitan dengan enam pemain baru yang dimasukkan dari bangku cadangan. Inilah, diutarakan Bima, salah satu faktor mengapa Indonesia tumpul selama 45 menit paruh kedua.

"Di babak kedua memang ada perubahan, saya memberikan kesempatan kepada pemain-pemain baru. Meski tidak mencetak gol, saya rasa nama-nama baru ini bisa beradaptasi dengan baik di tim," kata dia.

Sementara, Irfan Jaya mengaku dirinya tak menyangka mencetak dua gol pada laga ini dan bersyukur membawa Indonesia meraih kemenangan atas Myanmar. Dengan kemenangan ini tentu juga bisa membantu menaikkan peringkat Indonesia di ranking FIFA.

"Kemenangan ini karena kerja keras semua pemain. Selain itu dukungan suporter juga sangat membantu kami di laga ini. Meski begitu kami tetap masih ada yang harus diperbaiki di tim ini. Semoga lawan Hongkong kami menang lagi," kata Irfan.

Selanjutnya, Indonesia melakoni laga uji coba internasional dengan menjajal kekuatan Hong Kong. Pertandingan ini kembali dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti, pada 16 Oktober 2018. 

Laga uji coba ini juga bagian dari proses seleksi pemain di Piala AFF 2018. Hal ini karena hanya 23 pemain saja yang boleh dimainkan di ajang bergengsi antar negara ASEAN tersebut. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:35 WIB

Ronaldo nirgol di Old Trafford, tapi Juventus raih tiga poin

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:24 WIB

Valencia hanya kantongi satu poin dari markas Young Boys

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 06:16 WIB

Muenchen menang di markas AEK berkat dua gol dalam tiga menit

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 21:26 WIB

Kemenpar akan mendata agen perjalanan asing atasi paket wisata murah

Hukum | 23 Oktober 2018 - 21:15 WIB

DPRD Medan ingatkan Pemko terkait lokasi reklame

Elshinta.com - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, Bima Sakti memuji penampilan para pemainnya usai menaklukkan Myanmar dengan skor 3-0 dalam laga persahabatan internasional FIFA, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/10) malam.

Menurut Bima, anak-anak asuhnya sudah menjalankan strategi yang direncanakan saat latihan.

"Saya berterima kasih kepada semua pemain, mereka bekerja keras sepanjang laga. Gol-gol yang tercipta menegaskan kalau skenario permainan yang disiapkan saat latihan berjalan. Strategi permainan yang disiapkan merupakan hasil diskusi saya dengan Coach Luis Milla," kata Bima usai laga, seperti diinformasikan melalui laman resmi PSSI.

Bima juga memuji pemain-pemain baru. Mereka dinilai bisa beradaptasi cepat. Nama-nama pemain baru debutan pada laga ini adalah Esteban Vizscara dan Alfath Fathier. Selain itu, Abdul Rahman, Dedi Kusnandar dan Alfin Tuasalamony juga kembali bermain lagi bersama Timnas Indonesia di pertandingan ini.

"Pemain-pemain baru bisa memahami skenario permainan yang kami usung. Saya senang karena semua pemain yang turun ke lapangan menjalankan instruksi dengan baik. Untuk Altafh, dia menunjukkan performa bagus, menyerang dan bertahan. Semoga dia bisa lebih baik lagi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Jadi stok full back kiri kita banyak pilihan yakni ada Alfath, Rizki Pora, Ricky Fajrin, Rezaldi, ini tentu sangat bagus. Rezaldi sengaja tidak kita pasang karena ada cedera tumit," tambah pelatih yang juga pemain Timnas Indonesia era 2000'an ini.

Mengenai babak kedua, Indonesia tampak kesulitan dengan enam pemain baru yang dimasukkan dari bangku cadangan. Inilah, diutarakan Bima, salah satu faktor mengapa Indonesia tumpul selama 45 menit paruh kedua.

"Di babak kedua memang ada perubahan, saya memberikan kesempatan kepada pemain-pemain baru. Meski tidak mencetak gol, saya rasa nama-nama baru ini bisa beradaptasi dengan baik di tim," kata dia.

Sementara, Irfan Jaya mengaku dirinya tak menyangka mencetak dua gol pada laga ini dan bersyukur membawa Indonesia meraih kemenangan atas Myanmar. Dengan kemenangan ini tentu juga bisa membantu menaikkan peringkat Indonesia di ranking FIFA.

"Kemenangan ini karena kerja keras semua pemain. Selain itu dukungan suporter juga sangat membantu kami di laga ini. Meski begitu kami tetap masih ada yang harus diperbaiki di tim ini. Semoga lawan Hongkong kami menang lagi," kata Irfan.

Selanjutnya, Indonesia melakoni laga uji coba internasional dengan menjajal kekuatan Hong Kong. Pertandingan ini kembali dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti, pada 16 Oktober 2018. 

Laga uji coba ini juga bagian dari proses seleksi pemain di Piala AFF 2018. Hal ini karena hanya 23 pemain saja yang boleh dimainkan di ajang bergengsi antar negara ASEAN tersebut. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:15 WIB
Piala AFC U-19

Australia raih kemenangan pertama di Grup C Piala AFC U-19

Selasa, 23 Oktober 2018 - 11:36 WIB

Ronaldo hadapi mantan klubnya MU

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com