Selasa, 18 Desember 2018 | 01:14 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pengungsi di Komarora mulai terserang ISPA

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:09 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NzSeti
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NzSeti

Elshinta.com - Pengungsi di Kecamatan Nokilaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah kini mulai terserang berbagai penyakit, khususnya saluran pernafasan atas (ISPA).

Pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Tengah pada 28 September 2018, banyak masyarakat yang mulai berbagai penyakit. 

Ari Kanari, seorang tokoh pemuda di Kecamatan Nokilalaki, Kamis (11/10), membenarkan warga di pengungsian banyak yang terserang penyakit sehingga membutuhkan dokter dan juga obat-obatan.

Ia mengatakan, anak-anak dan balita banyak yang terserang penyakit batuk dan ISPA.

"Kasihan anak-anak dan balita, hanya tidur di tenda sederhana dengan kondisi memrihatinkan," ucapnya, dikutip Antara.

Ari yang merupakan seorang guru SD di Desa Kamarora berharap agar desanya mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Sigi, yang segera mengirimkan tenaga medis dan obat-obatan ke wilayah itu.

Selain itu, para pengungsi juga membutuhkan bahan makanan dan selimut karena udara pada malam hari cukup dingin dan banyak nyamuk.

Para pengungsi selama ini belum pernah mendapatkan bantuan padahal mereka juga korban gempa bumi.

Ia mengaku, banyak rumah warga dan tempat ibadah serta sekolah rusak akibat gempa di Kecamatan Nokilalaki. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 17 Desember 2018 - 23:05 WIB

Komnas Perempuan nilai poligami pengaruhi perceraian

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Elshinta.com - Pengungsi di Kecamatan Nokilaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah kini mulai terserang berbagai penyakit, khususnya saluran pernafasan atas (ISPA).

Pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Tengah pada 28 September 2018, banyak masyarakat yang mulai berbagai penyakit. 

Ari Kanari, seorang tokoh pemuda di Kecamatan Nokilalaki, Kamis (11/10), membenarkan warga di pengungsian banyak yang terserang penyakit sehingga membutuhkan dokter dan juga obat-obatan.

Ia mengatakan, anak-anak dan balita banyak yang terserang penyakit batuk dan ISPA.

"Kasihan anak-anak dan balita, hanya tidur di tenda sederhana dengan kondisi memrihatinkan," ucapnya, dikutip Antara.

Ari yang merupakan seorang guru SD di Desa Kamarora berharap agar desanya mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Sigi, yang segera mengirimkan tenaga medis dan obat-obatan ke wilayah itu.

Selain itu, para pengungsi juga membutuhkan bahan makanan dan selimut karena udara pada malam hari cukup dingin dan banyak nyamuk.

Para pengungsi selama ini belum pernah mendapatkan bantuan padahal mereka juga korban gempa bumi.

Ia mengaku, banyak rumah warga dan tempat ibadah serta sekolah rusak akibat gempa di Kecamatan Nokilalaki. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com