Selasa, 18 Desember 2018 | 01:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Sekjen PBB kenakan batik saat bertemu Jokowi

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:35 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Arsip: Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres disambut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Sumber foto: https://bit.ly/2QIaH9b
Arsip: Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres disambut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Sumber foto: https://bit.ly/2QIaH9b

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengenakan batik warna cokelat saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RI Joko Widodo di sela pertemuan tahunan IMF-WB 2018.

Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Sekjen Guterres berlangsung di Laguna Hotel Nusa Dua Bali, Kamis (11/10), sekitar pukul 08.30 WITA. Sekjen Guterres tiba di Loby Laguna Hotel Nusa Dua Bali sekitar pukul 8.25 WITA dan langsung disambut oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi.

Sesaat setelah tiba Guterrs dipersilakan mengisi buku tamu kemudian diarahkan menuju ruang pertemuan bilateral di Bale Citra. Presiden Jokowi sendiri telah menanti kedatangan Sekjen Guterres di dalamnya.

Tampak satu hal yang tidak biasa dalam pertemuan itu yakni ketika semua delegasi mengenakan batik bahkan termasuk Sekjen Guterres. Pria yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Portugal itu mengenakan batik lengan panjang warna cokelat tua.

Dikutip Antara, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi juga mengenakan blazer dari tenun warna merah marun. Sebelum pertemuan itu, Retno mengatakan beberapa hal yang akan dibahas antara Presiden Jokowi dengan Sekjen Guterres akan meliputi banyak isu. "Berbagai isu di antaranya soal Palestina, Peacekeeping Operation (PKO), dan soal isu bencana," katanya.

Pada pertemuan itu, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri di antaranya Menlu Retno LP Marsudi dan Menkopolhukam Wiranto.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 17 Desember 2018 - 23:05 WIB

Komnas Perempuan nilai poligami pengaruhi perceraian

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengenakan batik warna cokelat saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RI Joko Widodo di sela pertemuan tahunan IMF-WB 2018.

Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Sekjen Guterres berlangsung di Laguna Hotel Nusa Dua Bali, Kamis (11/10), sekitar pukul 08.30 WITA. Sekjen Guterres tiba di Loby Laguna Hotel Nusa Dua Bali sekitar pukul 8.25 WITA dan langsung disambut oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi.

Sesaat setelah tiba Guterrs dipersilakan mengisi buku tamu kemudian diarahkan menuju ruang pertemuan bilateral di Bale Citra. Presiden Jokowi sendiri telah menanti kedatangan Sekjen Guterres di dalamnya.

Tampak satu hal yang tidak biasa dalam pertemuan itu yakni ketika semua delegasi mengenakan batik bahkan termasuk Sekjen Guterres. Pria yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Portugal itu mengenakan batik lengan panjang warna cokelat tua.

Dikutip Antara, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi juga mengenakan blazer dari tenun warna merah marun. Sebelum pertemuan itu, Retno mengatakan beberapa hal yang akan dibahas antara Presiden Jokowi dengan Sekjen Guterres akan meliputi banyak isu. "Berbagai isu di antaranya soal Palestina, Peacekeeping Operation (PKO), dan soal isu bencana," katanya.

Pada pertemuan itu, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri di antaranya Menlu Retno LP Marsudi dan Menkopolhukam Wiranto.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com