Selasa, 18 Desember 2018 | 01:14 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Gempa dan tsunami di Sulteng

Logistik untuk ibu-anak di pengungsian masih kurang

Kamis, 11 Oktober 2018 - 09:54 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2y8AyAg
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2y8AyAg

Elshinta.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Palu menyebut kebutuhan logistik khusus untuk ibu dan anak di pengungsian masih kurang.

"Pemerintah kota memang sudah mendistribusikan logistik. Tapi memang kebutuhan khusus untuk ibu dan anak belum mencukupi," kata Kadis PPPA Kota Palu Irmayanti Peralolo di Palu, Kamis (11/10).

Kebutuhan khusus ibu dan anak yang masih kurang tersebut, menurut dia, seperti susu ibu hamil dan menyusui, makanan bayi, makanan bergizi untuk ibu hamil, popok, pembalut. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu serta Posko Pelayanan Perempuan dan Anak mulai mendata ibu menyusui, anak-anak, lansia, atau yang sakit di pengungsian. Ini untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh mereka.

Penyaluran bantuan memang sempat terkendala terutama di tiga hari pertama pascagempa, tsunami dan likuifaksi. Ini karena tidak adanya jaringan telekomunikasi, listrik dan BBM. "Tapi sekarang berangsur membaik, Insya Allah kebutuhan spesifik kita penuhi sedikit demi sedikit," lanjutnya, seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, pihaknya juga bersama psikolog sudah mulai mengunjungi posko-posko pengungsi memberikan pemulihan dari trauma pada anak-anak dengan bermain dan bercerita. "Menggembirakan mereka, membuat mereka lupa dengan yang terjadi. Tapi memang butuh waktu," ujar dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 17 Desember 2018 - 23:05 WIB

Komnas Perempuan nilai poligami pengaruhi perceraian

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Elshinta.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Palu menyebut kebutuhan logistik khusus untuk ibu dan anak di pengungsian masih kurang.

"Pemerintah kota memang sudah mendistribusikan logistik. Tapi memang kebutuhan khusus untuk ibu dan anak belum mencukupi," kata Kadis PPPA Kota Palu Irmayanti Peralolo di Palu, Kamis (11/10).

Kebutuhan khusus ibu dan anak yang masih kurang tersebut, menurut dia, seperti susu ibu hamil dan menyusui, makanan bayi, makanan bergizi untuk ibu hamil, popok, pembalut. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu serta Posko Pelayanan Perempuan dan Anak mulai mendata ibu menyusui, anak-anak, lansia, atau yang sakit di pengungsian. Ini untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh mereka.

Penyaluran bantuan memang sempat terkendala terutama di tiga hari pertama pascagempa, tsunami dan likuifaksi. Ini karena tidak adanya jaringan telekomunikasi, listrik dan BBM. "Tapi sekarang berangsur membaik, Insya Allah kebutuhan spesifik kita penuhi sedikit demi sedikit," lanjutnya, seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, pihaknya juga bersama psikolog sudah mulai mengunjungi posko-posko pengungsi memberikan pemulihan dari trauma pada anak-anak dengan bermain dan bercerita. "Menggembirakan mereka, membuat mereka lupa dengan yang terjadi. Tapi memang butuh waktu," ujar dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com