Pemkab Sumenep masih data dampak gempa Situbondo
Kamis, 11 Oktober 2018 - 11:05 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Warga menunjukkan bangunan yang rusak akibat gempa di Jawa Timur, Kamis (11/10). Sumber foto: https://bit.ly/2RFFZPe

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, masih mendata dampak gempa bumi dengan titik pusat di Situbondo.

"Laporan sementara yang masuk kepada kami, wilayah kami, yakni Pulau Sapudi terdampak gempa tersebut. Saat ini, jajaran kami masih melakukan pendataan di lapangan," ujar Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Sumenep, Kamis (11/10).

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari keterangan akun Twitter @InfoBMKG, telah terjadi gempa bumi dengan parameter sementara kekuatan gempa magnitudo 6,4 SR tyang dimutakhirkan menjadi magnitudo 6,3 SR terjadi 11 Oktober 2018, pukul 01.44 WIB pada Lintang 7.42 LS, Bujur 114.47 BT kedalaman 10 KM dan lokasi Selat Bali.

Titik pusat gempa berada 61 kilometer timur laut Situbondo, Jawa Timur, 83 Kilometer tenggara Sumenep, Jatim, 87 kilometer timur laut Kabupaten Bondowoso, 161 kilometer barat laut Denpasar, Bali, dan 860 kilometer tenggara Jakarta, dan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. "Sesuai laporan sementara yang masuk kepada kami, sejumlah bangunan dan rumah milik warga di dua desa di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, mengalami kerusakan," katanya, seperti dikutip Antara.

Selain itu, sembilan warga Kecamatan Gayam menjadi korban reruntuhan bangunan tersebut dengan rincian dua meninggal dunia dan tujuh mengalami luka. Dua korban meninggal dunia itu adalah Nadar (60) dan Nuril Kamelia (7), keduanya warga Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep. "Itu sesuai data sementara yang masuk kepada kami di pemerintah daerah. Jajaran kami masih di lapangan untuk melakukan pendataan," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 25 Maret 2019 - 10:33 WIB
Elshinta.com - Puluhan rumah warga dan sejumlah rumah ibadah gereja serta pura di beberapa...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:33 WIB
Elshinta.com - ‚ÄčPemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang mendalam...
Senin, 25 Maret 2019 - 07:05 WIB
Elshinta.com - Kepolisian daerah (Polda) Papua kembali merilis atau mengumumkan 74 nama ko...
Senin, 25 Maret 2019 - 06:19 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow mela...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyebutkan seb...
Minggu, 24 Maret 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Akses jalan menuju objek wisata Puncak Suroloyo di Kecamatan Samigaluh, Kab...
Minggu, 24 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 6...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi korban bencan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Papua dan Papua Barat menjamin ketersed...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:37 WIB
Elshinta.com - Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw menyebutkan total bantuan dalam bentuk da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)