Kejati: Perkara mantan Bupati Tapanuli Tengah belum dilimpahkan
Kamis, 11 Oktober 2018 - 12:59 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Logo Kejaksaan Agung. Sumber foto: https://bit.ly/2zVjwYC

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini masih menunggu dari penyidik Polda Sumut pelimpahan berkas perkara tersangka mantan Bupati Tapanuli Tengah berinisial ST, dalam dugaan penipuan dan penggelapan proyek senilai senilai Rp450 juta.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, di Medan, Kamis (11/10) mengatakan, berkas perkara itu, sebelumnya telah dikembalikan ke Polda Sumut, untuk segera dilengkapi karena masih banyak kekurangan atau P-19.

Kekurangan berkas tersebut, menurut dia, yaitu berupa persyaratan formil maupun materil dan hal itu harus secepatnya dipenuhi oleh Polda Sumut. "Kejati Sumut, juga telah memberikan waktu selama 14 hari untuk menyempurnakan berkas perkara mantan orang pertama di Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) itu," ujarnya.

Ia menyebutkan, setelah berkas itu, nantinya diserahkan Polda Sumut, maka Jaksa yang menangani perkara tersebut, akan meneliti apa benar sudah lengkap sesuai dengan persyaratan. Kalau sudah lengkap, maka Jaksa akan menentukan P-21 dan menunggu pelimpahan berkas perkara tahap kedua dan sekaligus menyerahkan tersangka, serta sejumlah barang bukti.

"Kemudian, Jaksa akan menyusun dakwaan untuk diserahkan nantinya ke Pengadilan Negeri (PN) Medan agar perkaranya disidangkan," kata juru bicara Kejati Sumut itu seperti dikutip Antara.

Sebelumnya, penyidik Polda Sumut menetapkan mantan Bupati Tapteng berinisil ST menjadi status tersangka, dalam dugaan penipuan dan penggelapan proyek senilai Rp450 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 25 Maret 2019 - 20:10 WIB
Elshinta.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah mempersiapkan saksi-saksi untuk memberikan keter...
Senin, 25 Maret 2019 - 16:30 WIB
Elshinta.com - Fireworks Ventures Limited, pemegang tunggal piutang (eks aset kredit) PT G...
Senin, 25 Maret 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 25 Maret 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 17:52 WIB
Elshinta.com - Dirut PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim menyatakan bahwa kasus du...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:28 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara yang menj...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat tersangka terkait...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:40 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku siap memberikan klarif...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (23/3), kembali mengamankan dua o...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) memberhentikan sementara Kepala Kantor Wilayah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)