Senin, 17 Desember 2018 | 10:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Megapolitan

Becak di Jakarta akan beroperasi di kampung-kampung

Kamis, 11 Oktober 2018 - 13:07 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kebijakan becak beroperasi di ibu kota agar masyarakat di kampung-kampung punya akses transportasi menuju rumah.

"Kita ingin yang besar tumbuh, tapi jangan menggilas yang kecil, jangan menyingkirkan yang kecil. Yang dulu sekarang besar dulunya juga kecil, mereka pun pingin anaknya bisa sekolah, pingin anaknya bisa tumbuh besar," ujar Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Anies ingin warga di kampung bisa meningkatkan kualitas hidup yang sama, dari segi ekonomi hingga pendidikan. "Karena itu saya ingin mengatur sehingga mereka bisa berkegiatan tanpa merugikan ketertiban umum tanpa merugikan kelancaran lalu lintas," ucapnya.

Dikatakannya, tidak ada becak yang mengaspal di jalan utama seperti Jalan Thamrin.

"Nanti kita mengatur. Jangan membayangkan becak kembali ke Jalan Thamrin. Itu orang yang hidupnya di tahun 70-80an. Hari ini tidak ada orang pakai becak di jalan utama dan kita tidak berencana untuk membuka ke jalan-jalan utama," jelas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Revisi perda dilakukan untuk menampung wacana membolehkan kembali becak di Jakarta. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Liga lainnya | 17 Desember 2018 - 10:06 WIB

Lyon benamkan Monaco dengan kemenangan 3-0

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kebijakan becak beroperasi di ibu kota agar masyarakat di kampung-kampung punya akses transportasi menuju rumah.

"Kita ingin yang besar tumbuh, tapi jangan menggilas yang kecil, jangan menyingkirkan yang kecil. Yang dulu sekarang besar dulunya juga kecil, mereka pun pingin anaknya bisa sekolah, pingin anaknya bisa tumbuh besar," ujar Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Anies ingin warga di kampung bisa meningkatkan kualitas hidup yang sama, dari segi ekonomi hingga pendidikan. "Karena itu saya ingin mengatur sehingga mereka bisa berkegiatan tanpa merugikan ketertiban umum tanpa merugikan kelancaran lalu lintas," ucapnya.

Dikatakannya, tidak ada becak yang mengaspal di jalan utama seperti Jalan Thamrin.

"Nanti kita mengatur. Jangan membayangkan becak kembali ke Jalan Thamrin. Itu orang yang hidupnya di tahun 70-80an. Hari ini tidak ada orang pakai becak di jalan utama dan kita tidak berencana untuk membuka ke jalan-jalan utama," jelas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Revisi perda dilakukan untuk menampung wacana membolehkan kembali becak di Jakarta. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com