Rabu, 12 Desember 2018 | 06:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Kapolri diminta tetap fokus amankan negara

Kamis, 11 Oktober 2018 - 12:50 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sumber foto: https://bit.ly/2A3E4NV
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sumber foto: https://bit.ly/2A3E4NV

Elshinta.com - Anggota Komisi III Ahmad Sahroni meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tetap fokus pada tugasnya untuk menciptakan keamanan ketertiban masyarakat dan tak terganggu dengan isu pengrusakan barang bukti seperti yang dihembuskan oleh sejumlah pihak.
 
"Kapolri harus tetap fokus bekerja mengamankan Indonesia, jangan terganggu fokusnya dengan berbagai isu yang muncul di media massa. Salah satu agenda terbesar yang akan dihadapi Indonesia adalah Pemilu serentak 2019 mendatang. Polri harus mampu mengamankan pesta demokrasi tersebut," kata Sahroni, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (11/10). 
 
Ia mengingatkan saat ini Kapolri mengemban tugas berat terkait keamanan negara. Pascapengamanan Asian Games, Asian Para Games dan Pertemuan IMF di Bali, Polri memiliki tugas berat pengamanan Pemilu Serentak 2019 mendatang. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lanjut politisi Partai NasDem ini, telah mempertegas tak ada kaitannya Kapolri dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman seperti yang diungkapkan oleh Indonesia Leaks.
 
"Terlebih Ketua KPK Agus Rahardjo telah menegaskan tidak ada kaitannya atau tak disebutnya Jenderal Tito Karnavian dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman. Saya selaku anggota Komisi III DPR mengingatkan Kapolri untuk tetap fokus pada tugasnya mengamankan negara. Jangan terpecah konsentrasi akibat berbagai isu," tegasnya, dikutip Antara
 
Sahroni menambahkan, kembali beredarnya isu pengerusakan barang bukti tak membuat sinergitas antara Polri dan KPK yang saat ini telah terjalin baik menjadi rusak. "Jangan sampai hubungan baik antara Polri dan KPK yang telah baik menjadi rusak karena adanya isu ini. Masing-masing pihak harus meyakini prosedur penyelidikan yang dilakukan oleh institusi lainnya telah dilakukan dengan baik," pesan Sahroni.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Elshinta.com - Anggota Komisi III Ahmad Sahroni meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tetap fokus pada tugasnya untuk menciptakan keamanan ketertiban masyarakat dan tak terganggu dengan isu pengrusakan barang bukti seperti yang dihembuskan oleh sejumlah pihak.
 
"Kapolri harus tetap fokus bekerja mengamankan Indonesia, jangan terganggu fokusnya dengan berbagai isu yang muncul di media massa. Salah satu agenda terbesar yang akan dihadapi Indonesia adalah Pemilu serentak 2019 mendatang. Polri harus mampu mengamankan pesta demokrasi tersebut," kata Sahroni, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (11/10). 
 
Ia mengingatkan saat ini Kapolri mengemban tugas berat terkait keamanan negara. Pascapengamanan Asian Games, Asian Para Games dan Pertemuan IMF di Bali, Polri memiliki tugas berat pengamanan Pemilu Serentak 2019 mendatang. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lanjut politisi Partai NasDem ini, telah mempertegas tak ada kaitannya Kapolri dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman seperti yang diungkapkan oleh Indonesia Leaks.
 
"Terlebih Ketua KPK Agus Rahardjo telah menegaskan tidak ada kaitannya atau tak disebutnya Jenderal Tito Karnavian dalam berita acara pemeriksaan (BAP) pelaku suap impor daging Basuki Hariman. Saya selaku anggota Komisi III DPR mengingatkan Kapolri untuk tetap fokus pada tugasnya mengamankan negara. Jangan terpecah konsentrasi akibat berbagai isu," tegasnya, dikutip Antara
 
Sahroni menambahkan, kembali beredarnya isu pengerusakan barang bukti tak membuat sinergitas antara Polri dan KPK yang saat ini telah terjalin baik menjadi rusak. "Jangan sampai hubungan baik antara Polri dan KPK yang telah baik menjadi rusak karena adanya isu ini. Masing-masing pihak harus meyakini prosedur penyelidikan yang dilakukan oleh institusi lainnya telah dilakukan dengan baik," pesan Sahroni.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com