Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Prabowo tidak minta dukungan di Rakernas LDII

Kamis, 11 Oktober 2018 - 14:29 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Redaksi Elshinta 53 menit ·  Calon Presiden Prabowo Subianto memberikan masukan dalam Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajuraaidin Jakarta Timur tentang persoalan Bangsa dan Negara. Foto Radio Elshinta  (Ach)
Redaksi Elshinta 53 menit · Calon Presiden Prabowo Subianto memberikan masukan dalam Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajuraaidin Jakarta Timur tentang persoalan Bangsa dan Negara. Foto Radio Elshinta (Ach)

Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku kehadirannya di Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tidak untuk meminta dukungan di Pilpres 2019.

"Saya menghormati LDII, saya tidak akan datang minta dukungan dari saudara-saudara. Itu hak saudara-saudara. Saya ingin saudara ambil keputusan sendiri. Kalau saya datang minta dukungan, tidak enak, ditolak enggak enak, ya sudah," kata Prabowo Subianto saat menjadi pembicara di Rakernas LDII di Ponpes Minhajurasidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Prabowo menegaskan kehadirannya di Rakernas LDII untuk memberikan masukan tentang kondisi bangsa saat ini. Dia pun akan membeberkan apa adanya. Namun demikian, kata mantan Danjen Kopassus ini, di dalam hati kecilnya tentunya juga boleh berharap agar masyarakat yang tergabung dalam LDII dapat mendukungnya di Pilpres 2019.

"Saya ke pesantren-pesantren tidak pernah minta dukungan, tetapi minta doa boleh. Kalau dalam hati saya, saya berharap LDII mendukung saya, ya itu hak saya. Orang kan boleh berharap sambil cemas-cemas begitu," ucap Prabowo di sambut tepuk tangan 1.500 peserta Rakernas.

Ia pun menyerahkan sepenuhnya pandangannya tentang kondisi bangsa Indonesia saat ini kepada masyarakat. Jika dinilai masuk akal maka tidak ada salahnya bisa bergerak bersama-sama untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negara. "Kalau kita datang minta dukungan kayaknya kasar. Saya sampaikan pandangan saya, Prabowo masuk akal atau tidak. Sesudah itu silakan ambil yang terbaik," tutur Prabowo, seperti dikutip Antara.

Sementara itu, Ketua Umum LDII Abdullah Syam menjelaskan, Rakernas LDII 2018 bertujuan mengonsolidasikan program kerja organisasi itu ke depan. Oleh karena itu, menurut dia penting untuk menerima masukan dari tokoh-tokoh bangsa untuk menentukan program kerja prioritas.

"Saya yakin isu-isu strategis yang disampaikan akan sangat bermanfaat bagi peserta Rakernas. Akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami dalam menggodok program kerja prioritas ke depan," kata Abdullah Syam.

Saat ini LDII juga dituntut untuk memberikan kontribusi maksimal dalam mencapai tujuan pembangunan nasional. Karena itu, sangat dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, yakni SDM yang profesional dan religius. "SDM profesional religius LDII kini telah menyebar di pelosok nusantara dan telah berkiprah sesuai keahlian masing-masing," ucap Abdullah.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Manajemen | 18 Oktober 2018 - 19:45 WIB

Ini kemampuan yang harus dimiliki oleh founder startup

Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Elshinta.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku kehadirannya di Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tidak untuk meminta dukungan di Pilpres 2019.

"Saya menghormati LDII, saya tidak akan datang minta dukungan dari saudara-saudara. Itu hak saudara-saudara. Saya ingin saudara ambil keputusan sendiri. Kalau saya datang minta dukungan, tidak enak, ditolak enggak enak, ya sudah," kata Prabowo Subianto saat menjadi pembicara di Rakernas LDII di Ponpes Minhajurasidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Prabowo menegaskan kehadirannya di Rakernas LDII untuk memberikan masukan tentang kondisi bangsa saat ini. Dia pun akan membeberkan apa adanya. Namun demikian, kata mantan Danjen Kopassus ini, di dalam hati kecilnya tentunya juga boleh berharap agar masyarakat yang tergabung dalam LDII dapat mendukungnya di Pilpres 2019.

"Saya ke pesantren-pesantren tidak pernah minta dukungan, tetapi minta doa boleh. Kalau dalam hati saya, saya berharap LDII mendukung saya, ya itu hak saya. Orang kan boleh berharap sambil cemas-cemas begitu," ucap Prabowo di sambut tepuk tangan 1.500 peserta Rakernas.

Ia pun menyerahkan sepenuhnya pandangannya tentang kondisi bangsa Indonesia saat ini kepada masyarakat. Jika dinilai masuk akal maka tidak ada salahnya bisa bergerak bersama-sama untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negara. "Kalau kita datang minta dukungan kayaknya kasar. Saya sampaikan pandangan saya, Prabowo masuk akal atau tidak. Sesudah itu silakan ambil yang terbaik," tutur Prabowo, seperti dikutip Antara.

Sementara itu, Ketua Umum LDII Abdullah Syam menjelaskan, Rakernas LDII 2018 bertujuan mengonsolidasikan program kerja organisasi itu ke depan. Oleh karena itu, menurut dia penting untuk menerima masukan dari tokoh-tokoh bangsa untuk menentukan program kerja prioritas.

"Saya yakin isu-isu strategis yang disampaikan akan sangat bermanfaat bagi peserta Rakernas. Akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami dalam menggodok program kerja prioritas ke depan," kata Abdullah Syam.

Saat ini LDII juga dituntut untuk memberikan kontribusi maksimal dalam mencapai tujuan pembangunan nasional. Karena itu, sangat dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, yakni SDM yang profesional dan religius. "SDM profesional religius LDII kini telah menyebar di pelosok nusantara dan telah berkiprah sesuai keahlian masing-masing," ucap Abdullah.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 WIB

PKB Lumajang optimis raih 200 ribu suara

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Honorer DKI dukung Prabowo-Sandiaga

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:25 WIB

KPU Langkat buka 277 posko layanan pemilih

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com