Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:18 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pertamina belum layani pangkalan pengecer

Kamis, 11 Oktober 2018 - 14:50 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
Ilustrasi gas. Sumber foto: https://bit.ly/2C9jrkH
Ilustrasi gas. Sumber foto: https://bit.ly/2C9jrkH

Elshinta.com - Sejumlah pemilik pangkalan elpiji bersubsidi di Palu, Sulawesi Tengah mengatakan Pertamina hingga kini belum melayani pendistribusian ke pangkalan pengecer karena masih terkonsentrasi dengan kegiatan operasi pasar.

Arifin, salah seorang pemilik pangkalan di jalan Anoa II, Kelurahan Tauta Selatan, Kamis (11/10) mengaku hingga saat ini belum juga mendapatkan pasokan elpiji dari pihak agen.

"Tampaknya, agen belum melayani pendistribusian elpiji ke pangkalan-pangkalan, maka kami menunggu saja kapan baru dilayani," katanya, dikutip Antara.

Sejak gempabumi dan tsunami yang menghajar Kota Palu dan Donggala pada 28 September 2018 sampai sekarang ini, pangkalan elpiji di wilayah Kota Palu belum mendapat pasokan elpiji 3kg.

Ia mengatakan, setiap hari warga bisa mendapatkan elpiji bersubsidi dari kegiatan operasi pasar yang langsung dilakukan oleh Pertaminan setempat.

Truk-truk yang membawa elpiji 3Kg dikerahkan Pertamina ke semua titik permukiman warga yang tersebar di delapan kecamatan di Kota Palu.

Pantauan dari sejumlah pemukiman penduduk di Kota Palu, warga terlihat antre mendapatkan elpiji 3kg dari Pertamina yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni sebesar Rp16.000/tabung.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Sejumlah pemilik pangkalan elpiji bersubsidi di Palu, Sulawesi Tengah mengatakan Pertamina hingga kini belum melayani pendistribusian ke pangkalan pengecer karena masih terkonsentrasi dengan kegiatan operasi pasar.

Arifin, salah seorang pemilik pangkalan di jalan Anoa II, Kelurahan Tauta Selatan, Kamis (11/10) mengaku hingga saat ini belum juga mendapatkan pasokan elpiji dari pihak agen.

"Tampaknya, agen belum melayani pendistribusian elpiji ke pangkalan-pangkalan, maka kami menunggu saja kapan baru dilayani," katanya, dikutip Antara.

Sejak gempabumi dan tsunami yang menghajar Kota Palu dan Donggala pada 28 September 2018 sampai sekarang ini, pangkalan elpiji di wilayah Kota Palu belum mendapat pasokan elpiji 3kg.

Ia mengatakan, setiap hari warga bisa mendapatkan elpiji bersubsidi dari kegiatan operasi pasar yang langsung dilakukan oleh Pertaminan setempat.

Truk-truk yang membawa elpiji 3Kg dikerahkan Pertamina ke semua titik permukiman warga yang tersebar di delapan kecamatan di Kota Palu.

Pantauan dari sejumlah pemukiman penduduk di Kota Palu, warga terlihat antre mendapatkan elpiji 3kg dari Pertamina yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni sebesar Rp16.000/tabung.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com