Selasa, 18 Desember 2018 | 01:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Dinkes: 75 persen anak minum obat anticacing

Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:33 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: Dinkes: 75 persen anak minum obat anticacing
Sumber foto: Dinkes: 75 persen anak minum obat anticacing

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menargetkan 25 persen anak dari sekitar 40 ribu anak usia 6-12 tahun di daerah itu menjadi sasaran program pemberian obat anti cacing.

"Kami targetkan jumlah anak yang menjadi sasaran program ini minimal sebanyak 75 persen," ucap Petugas Pengelola Program Filariasis dan Kecacingan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Meda Rahmanisa di Mukomuko, Kamis (11/10).

Dinkes Mukomuko melalui 17 Puskesmas memberikan obat anticacing gratis secara massal kepada anak mulai usia 1-12 tahun di pos pelayanan terpadu dan sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah dasar di daerah itu.

Ia menyatakan, program pemberian obat anti cacing ini akan berlangsung selama satu bulan. Akan tetapi pemberian obat cacing ini program pemberian obat anticahing.

" Kita lihat pelaksaan pemerian obat nticacing selama bulan ini. Kalau kurang dari targetkan kita lanjutkan lagi sampai tukanh bulan depan,"  mengatakan, pemberian obat secara massal kepada anak ini juga untuk melanjutkan program pemberian obat kaki gajah secara massal yang telah dilaksankam selama selama pondok idah

lanjutkan program pemberian obat kaki gajah secara massal yang telah dilaks anakan selama lima tahun 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 17 Desember 2018 - 23:05 WIB

Komnas Perempuan nilai poligami pengaruhi perceraian

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menargetkan 25 persen anak dari sekitar 40 ribu anak usia 6-12 tahun di daerah itu menjadi sasaran program pemberian obat anti cacing.

"Kami targetkan jumlah anak yang menjadi sasaran program ini minimal sebanyak 75 persen," ucap Petugas Pengelola Program Filariasis dan Kecacingan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Meda Rahmanisa di Mukomuko, Kamis (11/10).

Dinkes Mukomuko melalui 17 Puskesmas memberikan obat anticacing gratis secara massal kepada anak mulai usia 1-12 tahun di pos pelayanan terpadu dan sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah dasar di daerah itu.

Ia menyatakan, program pemberian obat anti cacing ini akan berlangsung selama satu bulan. Akan tetapi pemberian obat cacing ini program pemberian obat anticahing.

" Kita lihat pelaksaan pemerian obat nticacing selama bulan ini. Kalau kurang dari targetkan kita lanjutkan lagi sampai tukanh bulan depan,"  mengatakan, pemberian obat secara massal kepada anak ini juga untuk melanjutkan program pemberian obat kaki gajah secara massal yang telah dilaksankam selama selama pondok idah

lanjutkan program pemberian obat kaki gajah secara massal yang telah dilaks anakan selama lima tahun 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com