Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Anggota DPR tahu penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet diminta klarifikasi ke Polda Metro

Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:12 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, polisi meminta kesadaran diri dari anggota DPR untuk menemui penyidik tanpa diundang terkait  kasus penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Alasan permintaan tersebut lantaran penyidik terbentur oleh Undang-Undang MD3 untuk memeriksanya. UU tersebut mengatur pemanggilan terhadap anggota dewan untuk diperiksa terkait penegakan hukum harus seizin Presiden.

"Kalau anggota DPR harus izin Pak Presiden. Kecuali beliau dengan kesadaran sendiri datang ke Polda Metro klarifikasi, itu sangat kita hargai," katanya di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/10), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Anggota DPR yang dianggap mengetahui penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet diminta memberikan klarifikasi ke Polda Metro Jaya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 18 Oktober 2018 - 19:36 WIB

Twitter lakukan pembaruan pada tweet yang dilaporkan

Sosbud | 18 Oktober 2018 - 19:25 WIB

Santri dan warga Sukoharjo gelar Salat Istisqo

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek keluhkan dagangan tak laku ke Wali Kota Kediri

Aktual Sepakbola | 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

Aktual Pemilu | 18 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Fahri Hamzah: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tak sehat

Hukum | 18 Oktober 2018 - 18:36 WIB

Roro Fitria divonis empat tahun penjara

Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, polisi meminta kesadaran diri dari anggota DPR untuk menemui penyidik tanpa diundang terkait  kasus penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Alasan permintaan tersebut lantaran penyidik terbentur oleh Undang-Undang MD3 untuk memeriksanya. UU tersebut mengatur pemanggilan terhadap anggota dewan untuk diperiksa terkait penegakan hukum harus seizin Presiden.

"Kalau anggota DPR harus izin Pak Presiden. Kecuali beliau dengan kesadaran sendiri datang ke Polda Metro klarifikasi, itu sangat kita hargai," katanya di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/10), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Anggota DPR yang dianggap mengetahui penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet diminta memberikan klarifikasi ke Polda Metro Jaya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com