Selasa, 18 Desember 2018 | 01:11 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden diminta tidak keluarkan keputusan kurang terencana

Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:53 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Sigit Kurniawan
Juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak lagi mengeluarkan keputusan yang miskin perencanaan.

"Saya berharap Pak Jokowi sebagai Presiden di waktu yang tersisa, tidak mengulangi terus menerus kepemimpinan yang miskin perencanaan dan koordinasi seperti yang beliau tunjukkan selama ini," katanya dalam keterangan, Kamis (11/10), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium satu jam setelah adanya instruksi kenaikan.

Menurut Dahnil, pembatalan secara mendadak tersebut apabila terus berulang akan membuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus berkurang.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang membatalkan kenaikan harga premium. Karena, menurutnya, saat ini belum ada perbaikan daya beli masyarakat. 

"Saya apresiasi Presiden mengakui ada masalah dengan daya beli masyarakat Indonesia, dan selama pemerintahan beliau daya beli masyarakat tidak mengalami perbaikan, oleh sebab itu pembatalan yang dilakukan oleh Pak Jokowi perlu saya apresiasi," kata dia. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Sosbud | 17 Desember 2018 - 23:05 WIB

Komnas Perempuan nilai poligami pengaruhi perceraian

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 22:06 WIB

Kapolsek Medan Timur gelar rakor penanganan pelanggaran Pemilu

Aktual Dalam Negeri | 17 Desember 2018 - 21:47 WIB

Pengurus RT dan RW di Sukoharjo berseragam

Aktual Pemilu | 17 Desember 2018 - 21:36 WIB

Gaet pemilih pemula, KPU Langkat `Goes to School`

Elshinta.com - Juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak lagi mengeluarkan keputusan yang miskin perencanaan.

"Saya berharap Pak Jokowi sebagai Presiden di waktu yang tersisa, tidak mengulangi terus menerus kepemimpinan yang miskin perencanaan dan koordinasi seperti yang beliau tunjukkan selama ini," katanya dalam keterangan, Kamis (11/10), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium satu jam setelah adanya instruksi kenaikan.

Menurut Dahnil, pembatalan secara mendadak tersebut apabila terus berulang akan membuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus berkurang.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang membatalkan kenaikan harga premium. Karena, menurutnya, saat ini belum ada perbaikan daya beli masyarakat. 

"Saya apresiasi Presiden mengakui ada masalah dengan daya beli masyarakat Indonesia, dan selama pemerintahan beliau daya beli masyarakat tidak mengalami perbaikan, oleh sebab itu pembatalan yang dilakukan oleh Pak Jokowi perlu saya apresiasi," kata dia. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com