Rabu, 12 Desember 2018 | 06:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Badan Geologi: Area terdampak likuifaksi sudah tak layak huni

Kamis, 11 Oktober 2018 - 20:15 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber Foto:  https://bit.ly/2yvK3Jg
Sumber Foto: https://bit.ly/2yvK3Jg

Elshinta.com - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rudy Sehendar menyatakan area yang terdampak likuifaksi akibat gempa Palu-Donggala sudah tidak layak huni lagi.

"Area ini akan mulai ditimbun untuk dijadikan memorial park dalam bentuk luar terbuka hijau. Saat ini kita sedang menunggu bondering areanya," kata Rudy dalam siaran pers kementerian, Kamis (11/10), mengenai area terdampak likuifaksi di Petobo, Palu.

Badan Geologi tahun 2012 telah melakukan survei yang menunjukkan daerah Petobo dan Balaroa di Palu berisiko tinggi mengalami likuifaksi. "Berbagai survei telah kami lakukan, di daerah ini tebal lapisan aluvial hingga 14 meter, di beberapa tempat kumulatif lapisan pasirnya hingga 7,2 meter, itu kami temui di Petobo," jelas Rudy, seperti dikutip Antara.

"Ini sejarahnya merupakan bekas sungai purba dan mengalami pengurukan untuk permukiman warga. Petobo itu juga merupakan daerah lereng panjang, ketika terjadi likuifaksi, strength-nya hilang," katanya.

Ia mengatakan masyarakat yang sebelumnya menghuni wilayah terdampak likuifaksi akan dipindahkan ke daerah yang lebih aman. Kementerian akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi mereka.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Elshinta.com - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rudy Sehendar menyatakan area yang terdampak likuifaksi akibat gempa Palu-Donggala sudah tidak layak huni lagi.

"Area ini akan mulai ditimbun untuk dijadikan memorial park dalam bentuk luar terbuka hijau. Saat ini kita sedang menunggu bondering areanya," kata Rudy dalam siaran pers kementerian, Kamis (11/10), mengenai area terdampak likuifaksi di Petobo, Palu.

Badan Geologi tahun 2012 telah melakukan survei yang menunjukkan daerah Petobo dan Balaroa di Palu berisiko tinggi mengalami likuifaksi. "Berbagai survei telah kami lakukan, di daerah ini tebal lapisan aluvial hingga 14 meter, di beberapa tempat kumulatif lapisan pasirnya hingga 7,2 meter, itu kami temui di Petobo," jelas Rudy, seperti dikutip Antara.

"Ini sejarahnya merupakan bekas sungai purba dan mengalami pengurukan untuk permukiman warga. Petobo itu juga merupakan daerah lereng panjang, ketika terjadi likuifaksi, strength-nya hilang," katanya.

Ia mengatakan masyarakat yang sebelumnya menghuni wilayah terdampak likuifaksi akan dipindahkan ke daerah yang lebih aman. Kementerian akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi mereka.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Selasa, 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:02 WIB

TNI AU Suryadarma Kalijati bangun pos pangkalan udara

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:01 WIB

Ketum PSI: Hoax dan kebencian ancam persatuan RI

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com