Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Puluhan rumah di Palolo diterjang angin kencang

Jumat, 12 Oktober 2018 - 06:25 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yx8G8i
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yx8G8i

Elshinta.com - Puluhan rumah di Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah rusak diterjang angin kencang kurun dua hari terakhir ini.

Menurut Marlan, Kamis (11/10) warga Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Kebanyakan rumah atapnya tercabut dan diterbangkan angin kencang

Saat kejadian warga dalam rumah dan tenda-tenda pengungsi berhamburan keluar menghindari hal-hal yang dapat saja mencelakan diri dan jiwa mereka. Selain Desa Berdikari, juga desa tetangga yakni di Desa Bahagia banyak rumah rusak karena beliung.

Hal senada juga disampaikan Narthen, warga Desa Bagagia, Ia membenarkan peristiwa alam tersebut melanda desanya. Namun dalam bencana alam itu tidak ada korban, kecuali beberapa rumah rusak ringan. Kaca gereja ada yang pecah saat puting beliung.

Palolo, termasuk salah satu dari 12 kecamatan di Sigi yang juga terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 23 Oktober 2018 - 13:27 WIB

LIPI sebut ilmu sosial berperan signifikan sukseskan pembangunan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Dinas perikanan bina dua unit koperasi nelayan

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB

DPR: Korban gempa Sulteng masih perlu bantuan

Ekonomi | 23 Oktober 2018 - 12:57 WIB

Bappenas: Cegah korupsi dengan pemerintahan terbuka

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 12:48 WIB

Rizal Ramli datangi KPK adukan dugaan korupsi

Hukum | 23 Oktober 2018 - 12:37 WIB

Tb Chaeri Wardana diperiksa KPK kembali

Elshinta.com - Puluhan rumah di Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah rusak diterjang angin kencang kurun dua hari terakhir ini.

Menurut Marlan, Kamis (11/10) warga Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Kebanyakan rumah atapnya tercabut dan diterbangkan angin kencang

Saat kejadian warga dalam rumah dan tenda-tenda pengungsi berhamburan keluar menghindari hal-hal yang dapat saja mencelakan diri dan jiwa mereka. Selain Desa Berdikari, juga desa tetangga yakni di Desa Bahagia banyak rumah rusak karena beliung.

Hal senada juga disampaikan Narthen, warga Desa Bagagia, Ia membenarkan peristiwa alam tersebut melanda desanya. Namun dalam bencana alam itu tidak ada korban, kecuali beberapa rumah rusak ringan. Kaca gereja ada yang pecah saat puting beliung.

Palolo, termasuk salah satu dari 12 kecamatan di Sigi yang juga terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 07:46 WIB

BMKG pasang 20 sensor gempa di Sulteng

Senin, 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Polresta Malang gerebek toko pembuat miras oplosan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com