Senin, 17 Desember 2018 | 11:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Puluhan rumah di Palolo diterjang angin kencang

Jumat, 12 Oktober 2018 - 06:25 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yx8G8i
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yx8G8i

Elshinta.com - Puluhan rumah di Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah rusak diterjang angin kencang kurun dua hari terakhir ini.

Menurut Marlan, Kamis (11/10) warga Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Kebanyakan rumah atapnya tercabut dan diterbangkan angin kencang

Saat kejadian warga dalam rumah dan tenda-tenda pengungsi berhamburan keluar menghindari hal-hal yang dapat saja mencelakan diri dan jiwa mereka. Selain Desa Berdikari, juga desa tetangga yakni di Desa Bahagia banyak rumah rusak karena beliung.

Hal senada juga disampaikan Narthen, warga Desa Bagagia, Ia membenarkan peristiwa alam tersebut melanda desanya. Namun dalam bencana alam itu tidak ada korban, kecuali beberapa rumah rusak ringan. Kaca gereja ada yang pecah saat puting beliung.

Palolo, termasuk salah satu dari 12 kecamatan di Sigi yang juga terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Puluhan rumah di Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah rusak diterjang angin kencang kurun dua hari terakhir ini.

Menurut Marlan, Kamis (11/10) warga Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Kebanyakan rumah atapnya tercabut dan diterbangkan angin kencang

Saat kejadian warga dalam rumah dan tenda-tenda pengungsi berhamburan keluar menghindari hal-hal yang dapat saja mencelakan diri dan jiwa mereka. Selain Desa Berdikari, juga desa tetangga yakni di Desa Bahagia banyak rumah rusak karena beliung.

Hal senada juga disampaikan Narthen, warga Desa Bagagia, Ia membenarkan peristiwa alam tersebut melanda desanya. Namun dalam bencana alam itu tidak ada korban, kecuali beberapa rumah rusak ringan. Kaca gereja ada yang pecah saat puting beliung.

Palolo, termasuk salah satu dari 12 kecamatan di Sigi yang juga terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 17 Desember 2018 - 09:16 WIB

Guguran lava Merapi masih berpotensi muncul

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Minggu, 16 Desember 2018 - 19:52 WIB

BMKG: Gempa di Papua akibat deformasi batuan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com