Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Puluhan rumah di Palolo diterjang angin kencang

Jumat, 12 Oktober 2018 - 06:25 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yx8G8i
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yx8G8i

Elshinta.com - Puluhan rumah di Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah rusak diterjang angin kencang kurun dua hari terakhir ini.

Menurut Marlan, Kamis (11/10) warga Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Kebanyakan rumah atapnya tercabut dan diterbangkan angin kencang

Saat kejadian warga dalam rumah dan tenda-tenda pengungsi berhamburan keluar menghindari hal-hal yang dapat saja mencelakan diri dan jiwa mereka. Selain Desa Berdikari, juga desa tetangga yakni di Desa Bahagia banyak rumah rusak karena beliung.

Hal senada juga disampaikan Narthen, warga Desa Bagagia, Ia membenarkan peristiwa alam tersebut melanda desanya. Namun dalam bencana alam itu tidak ada korban, kecuali beberapa rumah rusak ringan. Kaca gereja ada yang pecah saat puting beliung.

Palolo, termasuk salah satu dari 12 kecamatan di Sigi yang juga terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

Elshinta.com - Puluhan rumah di Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah rusak diterjang angin kencang kurun dua hari terakhir ini.

Menurut Marlan, Kamis (11/10) warga Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, angin puting beliung mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Kebanyakan rumah atapnya tercabut dan diterbangkan angin kencang

Saat kejadian warga dalam rumah dan tenda-tenda pengungsi berhamburan keluar menghindari hal-hal yang dapat saja mencelakan diri dan jiwa mereka. Selain Desa Berdikari, juga desa tetangga yakni di Desa Bahagia banyak rumah rusak karena beliung.

Hal senada juga disampaikan Narthen, warga Desa Bagagia, Ia membenarkan peristiwa alam tersebut melanda desanya. Namun dalam bencana alam itu tidak ada korban, kecuali beberapa rumah rusak ringan. Kaca gereja ada yang pecah saat puting beliung.

Palolo, termasuk salah satu dari 12 kecamatan di Sigi yang juga terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com