Senin, 22 Oktober 2018 | 22:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Menlu Retno tak panik hadapi gempa

Jumat, 12 Oktober 2018 - 07:15 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Sumber foto: https://bit.ly/2ydPwoN
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Sumber foto: https://bit.ly/2ydPwoN

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi punya cara tersendiri saat menghadapi gempa, ia berusaha tak panik dan mengatasi keadaan dengan tetap tenang.

"Sebagai diplomat sebelumnya, saya sudah terlatih untuk berada di wilayah-wilayah konflik, rawan bencana, jadi intinya jangan panik," kata Retno di sela-sela acara pertemuan Annual Leaders Retreat Indonesia-Singapura di Nusa Dua Bali, Kamis (11/10), yang digelar seiring penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB 2018.

Retno yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag itu setiap kali sedang bertugas dimana pun mengaku selalu mengepack barang dan perlengkapannya dengan rapi setiap saat.

Ia tak pernah membiarkan barang-barangnya berserakan di hotel melainkan seluruhnya tertata di dalam koper di sisi tempat tidurnya. "Saat tidur pun pakaian saya lengkap dan rapi sehingga ketika misalnya ada gempa terjadi seperti semalam saya langsung lompat keluar dengan koper dan tas saya," kata alumnus UGM itu, seperti dikutip dari Antara.

Retno mengaku ikut merasakan gempa saat bermalam di Nusa Dua Bali ketika beberapa jam baru saja beristirahat. Ia baru saja mempersiapkan agenda pertemuan Presiden selama berada di Bali kemudian berangkat tidur tapi tak lama guncangan gempa dirasakan. Retno mengaku sedikit kaget namun ia langsung sigap mengatasi kepanikannya.

Untungnya gempa yang berpusat di Situbondo itu hanya dirasakan di Bali dalam beberapa detik saja. Retno pun kembali memanfaatkan waktu istirahatnya setelah memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi punya cara tersendiri saat menghadapi gempa, ia berusaha tak panik dan mengatasi keadaan dengan tetap tenang.

"Sebagai diplomat sebelumnya, saya sudah terlatih untuk berada di wilayah-wilayah konflik, rawan bencana, jadi intinya jangan panik," kata Retno di sela-sela acara pertemuan Annual Leaders Retreat Indonesia-Singapura di Nusa Dua Bali, Kamis (11/10), yang digelar seiring penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB 2018.

Retno yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag itu setiap kali sedang bertugas dimana pun mengaku selalu mengepack barang dan perlengkapannya dengan rapi setiap saat.

Ia tak pernah membiarkan barang-barangnya berserakan di hotel melainkan seluruhnya tertata di dalam koper di sisi tempat tidurnya. "Saat tidur pun pakaian saya lengkap dan rapi sehingga ketika misalnya ada gempa terjadi seperti semalam saya langsung lompat keluar dengan koper dan tas saya," kata alumnus UGM itu, seperti dikutip dari Antara.

Retno mengaku ikut merasakan gempa saat bermalam di Nusa Dua Bali ketika beberapa jam baru saja beristirahat. Ia baru saja mempersiapkan agenda pertemuan Presiden selama berada di Bali kemudian berangkat tidur tapi tak lama guncangan gempa dirasakan. Retno mengaku sedikit kaget namun ia langsung sigap mengatasi kepanikannya.

Untungnya gempa yang berpusat di Situbondo itu hanya dirasakan di Bali dalam beberapa detik saja. Retno pun kembali memanfaatkan waktu istirahatnya setelah memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com