Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden: Kita bukan terkaya dan tercanggih, tapi kita orang paling bahagia di dunia

Jumat, 12 Oktober 2018 - 09:51 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi dalam forum bisnis yang diselenggarakan oleh Tri Hita Karana, di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10). Foto via Twitter @KemensetnegRI
Presiden Jokowi dalam forum bisnis yang diselenggarakan oleh Tri Hita Karana, di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10). Foto via Twitter @KemensetnegRI

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa walaupun Indonesia menghadapi banyak tantangan antara lain bencana alam seperti gempa di Lombok dan tsunami di Sulawesi Tengah, namun Indonesia adalah tempat yang tepat untuk mencari kebahagiaan.

“Kita mungkin bukan yang terkaya, bukan yang tercanggih, tapi kita adalah orang-orang paling bahagia di dunia,” kata Presiden bersemangat, pada sambutannya dalam sebuah forum bisnis yang diselenggarakan oleh Tri Hita Karana, di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10), seperti diinformasikan melalui laman resmi Setneg.

“Jadi apa yang membuat rakyat Indonesia bahagia? ini adalah pekerjaan rumah Bapak dan Ibu untuk mencari tahu," lanjut Presiden. 

"Itulah sebabnya Bapak dan Ibu ada di sini, di Indonesia. Mungkin harus mengelilingi negara ini dan membelanjakan semua dollar Bapak Ibu di Indonesia untuk mencari tahu kenapa rakyat Indonesia bahagia,” kelakar Presiden.

Pada akhir paparannya, Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih atas segala pekerjaan baik yang telah dilakukan, terobosan pekerjaan untuk menciptakan inovasi, dan proses keuangan yang baik di bawah SDGs. 

“Saya berharap Bapak Ibu semua mudah-mudahan lebih produktif dan mendapatkan tiga kebahagiaan di Bali," tutup Presiden.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut bahwa dalam filosofi Bali, ada tiga arti kebahagiaan. Pertama, kebahagiaan bersama sesama. Kedua, kebahagiaan dengan alam, dan ketiga, kebahagiaan dengan Tuhan.

Presiden Jokowi juga menyebut, berdasarkan survey tahun 2017 oleh Gallups International yang dirilis tahun 2018, disebutkan Indonesia menempati Peringkat 8 dunia atas tingkat kebahagiaan masyarakatnya. 

Lebih lanjut, survey yang dilakukan oleh lembaga yang sama menemukan fakta bahwa Indonesia menempati peringkat pertama di dunia atas tingkat optimistis masyarakatnya. 

Ada juga survei yang dilakukan oleh Edelman (organisasi PR Internasional) pada tahun 2017, yang dirilis pada Annual Edelman Trust Barometer, yang menyebutkan  Indonesia menempati peringkat ke-2 dunia atas kepercayaan masyarakatnya kepada pemerintah. Peringkat pertamanya ditempati oleh Switzerland. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa walaupun Indonesia menghadapi banyak tantangan antara lain bencana alam seperti gempa di Lombok dan tsunami di Sulawesi Tengah, namun Indonesia adalah tempat yang tepat untuk mencari kebahagiaan.

“Kita mungkin bukan yang terkaya, bukan yang tercanggih, tapi kita adalah orang-orang paling bahagia di dunia,” kata Presiden bersemangat, pada sambutannya dalam sebuah forum bisnis yang diselenggarakan oleh Tri Hita Karana, di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10), seperti diinformasikan melalui laman resmi Setneg.

“Jadi apa yang membuat rakyat Indonesia bahagia? ini adalah pekerjaan rumah Bapak dan Ibu untuk mencari tahu," lanjut Presiden. 

"Itulah sebabnya Bapak dan Ibu ada di sini, di Indonesia. Mungkin harus mengelilingi negara ini dan membelanjakan semua dollar Bapak Ibu di Indonesia untuk mencari tahu kenapa rakyat Indonesia bahagia,” kelakar Presiden.

Pada akhir paparannya, Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih atas segala pekerjaan baik yang telah dilakukan, terobosan pekerjaan untuk menciptakan inovasi, dan proses keuangan yang baik di bawah SDGs. 

“Saya berharap Bapak Ibu semua mudah-mudahan lebih produktif dan mendapatkan tiga kebahagiaan di Bali," tutup Presiden.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut bahwa dalam filosofi Bali, ada tiga arti kebahagiaan. Pertama, kebahagiaan bersama sesama. Kedua, kebahagiaan dengan alam, dan ketiga, kebahagiaan dengan Tuhan.

Presiden Jokowi juga menyebut, berdasarkan survey tahun 2017 oleh Gallups International yang dirilis tahun 2018, disebutkan Indonesia menempati Peringkat 8 dunia atas tingkat kebahagiaan masyarakatnya. 

Lebih lanjut, survey yang dilakukan oleh lembaga yang sama menemukan fakta bahwa Indonesia menempati peringkat pertama di dunia atas tingkat optimistis masyarakatnya. 

Ada juga survei yang dilakukan oleh Edelman (organisasi PR Internasional) pada tahun 2017, yang dirilis pada Annual Edelman Trust Barometer, yang menyebutkan  Indonesia menempati peringkat ke-2 dunia atas kepercayaan masyarakatnya kepada pemerintah. Peringkat pertamanya ditempati oleh Switzerland. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com