Rabu, 12 Desember 2018 | 04:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Perempuan muda dengan obesitas berisiko terkena kanker usus besar

Jumat, 12 Oktober 2018 - 13:34 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yyZjoL
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yyZjoL

Elshinta.com - Perempuan dengan kelebihan berat badan berisiko tinggi terhadap serangan kanker usus besar. 

Obesitas dihubungkan dengan meningkatkan risiko kanker usus besar pada perempuan muda, menurut penelitian, dilaporkan nytimes seperti dilansir Antara, Jumat (12/10). 

Angka kasus kanker usus besar telah meningkat pada orang berusia di bawah 50 tahun, sementara itu kasus tersebut menurun pada orang yang sudah tua. Tidak ada yang tahu alasannya.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan JAMA (Journal of the American Medical Association) Oncology, para peneliti melacak kondisi kesehatan secara prospektif terhadap lebih dari 85.000 perempuan selama 22 tahun, mulai dari mereka yang berusia 25 hingga 42 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa terdapat 114 kasus kanker usus besar pada perempuan berusia di bawah 45 tahun. Perempuan dengan kelebihan berat badan itu, berisiko besar terhadap serangan kanker usus besar sejak dini.

Dibandingkan dengan perempuan dengan berat badan normal-indeks massa tubuh antara 18,5 dan 22,9-perempuan obesitas, dengan indeks massa tubuh lebih dari 30, memiliki risiko tinggi sebanyak 93 persen terkena penyakit tersebut.

Berat badan dari usia 18 tahun juga berhubungan dengan kanker usus besar. Dibandingkan dengan perempuan yang memiliki kelebihan berat badan dari berat badan normal, yakni 10 pon (4,5 kilogram) atau kurang, memiliki 44 (19,9 kilogram) hingga 88 pon (39,9 kilogram) berisiko tinggi terhadap kanker usus besar sebanyak 65 persen, dan mereka yang berat badannya lebih dari itu memiliki berisiko dua kali terhadap penyakit itu.

"Kami memiliki skrining yang baik dan deteksi dini untuk kanker payudara pada perempuan muda, namun tidak untuk kanker usus besar. Saat ini tidak ada skrining untuk kanker usus besar bagi orang yang berusia di bawah 50 tahun. Beberapa dokter berdebat mengenai penurunan usia menjadi 45 tahun," pungkas penulis senior Yin Cao, lektor di Washington University Medical School. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

Pileg 2019 | 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soehato dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Musibah | 11 Desember 2018 - 21:38 WIB

Hanyut tenggelam, bocah SD ditemukan meninggal

Aktual Pemilu | 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

Elshinta.com - Perempuan dengan kelebihan berat badan berisiko tinggi terhadap serangan kanker usus besar. 

Obesitas dihubungkan dengan meningkatkan risiko kanker usus besar pada perempuan muda, menurut penelitian, dilaporkan nytimes seperti dilansir Antara, Jumat (12/10). 

Angka kasus kanker usus besar telah meningkat pada orang berusia di bawah 50 tahun, sementara itu kasus tersebut menurun pada orang yang sudah tua. Tidak ada yang tahu alasannya.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan JAMA (Journal of the American Medical Association) Oncology, para peneliti melacak kondisi kesehatan secara prospektif terhadap lebih dari 85.000 perempuan selama 22 tahun, mulai dari mereka yang berusia 25 hingga 42 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa terdapat 114 kasus kanker usus besar pada perempuan berusia di bawah 45 tahun. Perempuan dengan kelebihan berat badan itu, berisiko besar terhadap serangan kanker usus besar sejak dini.

Dibandingkan dengan perempuan dengan berat badan normal-indeks massa tubuh antara 18,5 dan 22,9-perempuan obesitas, dengan indeks massa tubuh lebih dari 30, memiliki risiko tinggi sebanyak 93 persen terkena penyakit tersebut.

Berat badan dari usia 18 tahun juga berhubungan dengan kanker usus besar. Dibandingkan dengan perempuan yang memiliki kelebihan berat badan dari berat badan normal, yakni 10 pon (4,5 kilogram) atau kurang, memiliki 44 (19,9 kilogram) hingga 88 pon (39,9 kilogram) berisiko tinggi terhadap kanker usus besar sebanyak 65 persen, dan mereka yang berat badannya lebih dari itu memiliki berisiko dua kali terhadap penyakit itu.

"Kami memiliki skrining yang baik dan deteksi dini untuk kanker payudara pada perempuan muda, namun tidak untuk kanker usus besar. Saat ini tidak ada skrining untuk kanker usus besar bagi orang yang berusia di bawah 50 tahun. Beberapa dokter berdebat mengenai penurunan usia menjadi 45 tahun," pungkas penulis senior Yin Cao, lektor di Washington University Medical School. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 18:35 WIB

PKPA kenalkan hak anak dalam agenda Indonesia 4.0

Selasa, 11 Desember 2018 - 17:45 WIB

Bolehkah gunakan gawai saat bermain bersama anak?

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com