Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Aktual Sepakbola

Komdis PSSI hukum Arema bermain tanpa penonton

Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:45 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yd0bjC
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yd0bjC

Elshinta.com - Komite Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) mengeluarkan keputusan terkait pelanggaran kode disiplin pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10).

Dihimpun dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat (12/10), berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI, beberapa pelanggaran yang terjadi, di antaranya pengeroyokan yang dilakukan suporter Arema FC terhadap suporter Persebaya Surabaya, serta intimidasi yang dilakukan oleh suporter Arema FC dengan cara mendekati pemain Persebaya.

Atas pelanggaran ini, Arema FC diberi sanksi larangan menggelar pertandingan tanpa penonton pada laga home dan suporter mereka dilarang memberikan dukungan juga pada saat laga away sampai akhir musim kompetisi 2018.

Pelanggaran lainnya, yakni penyalaan flare dan pelemparan botol yang dilakukan suporter Arema FC. Atas pelanggaran ini, Arema didenda Rp100 juta.

Selain kepada klub, Komite Disiplin juga menghukum dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy karena memprovokasi penonton lain dengan cara turun ke lapangan. Keduanya dihukum tidak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

“PSSI memastikan setiap pelanggaran disiplin Kompetisi, mendapatkan sanksi. Tidak ada toleransi,” tegas Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Komite Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) mengeluarkan keputusan terkait pelanggaran kode disiplin pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10).

Dihimpun dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat (12/10), berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI, beberapa pelanggaran yang terjadi, di antaranya pengeroyokan yang dilakukan suporter Arema FC terhadap suporter Persebaya Surabaya, serta intimidasi yang dilakukan oleh suporter Arema FC dengan cara mendekati pemain Persebaya.

Atas pelanggaran ini, Arema FC diberi sanksi larangan menggelar pertandingan tanpa penonton pada laga home dan suporter mereka dilarang memberikan dukungan juga pada saat laga away sampai akhir musim kompetisi 2018.

Pelanggaran lainnya, yakni penyalaan flare dan pelemparan botol yang dilakukan suporter Arema FC. Atas pelanggaran ini, Arema didenda Rp100 juta.

Selain kepada klub, Komite Disiplin juga menghukum dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy karena memprovokasi penonton lain dengan cara turun ke lapangan. Keduanya dihukum tidak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

“PSSI memastikan setiap pelanggaran disiplin Kompetisi, mendapatkan sanksi. Tidak ada toleransi,” tegas Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:50 WIB

Prediksi Chelsea vs Manchester United

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 06:28 WIB

Persib siap hadapi Persebaya di Bali

Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:18 WIB
Piala AFC U-19

Ini tuntutan Indra Sjafri usai laga Indonesia kontra Taiwan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com