Rabu, 12 Desember 2018 | 15:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Sultan HB X minta Sandiaga jaga pilpres tetap damai

Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:35 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Bakal Calon Wakil Presiden RI pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2Eg80Ky
Bakal Calon Wakil Presiden RI pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno. Sumber foto: https://bit.ly/2Eg80Ky

Elshinta.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 mampu menjaga Pilpres 2019 tetap berlangsung damai.

"Beliau (Sultan) berpesan agar menjaga Pilpres ini tetap damai, sejuk, dan rukun," kata Sandiaga Uno seusai bertemu empat mata dengan Sultan di Keraton Kilen, Yogyakarta, Jumat (12/10).

Sultan, kata Sandi, berharap agar pesta demokrasi itu tidak memecah belah masyarakat mengingat kontestan dalam Pilpres 2019 hanya diikuti dua pasangan calon.

Menurut Sandi, pada awal-awal pencalonan, hubungan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden tampak sejuk. Diharapkan benturan antara kedua kubu pasangan calon tidak justru meruncing saat eskalasi kegiatan sosialisasi dan kampanye di lapangan semakin intensif. "Jangan sampai terjadi seperti itu. Harapan beliau bagaimana merajut tenun kebangsaan, bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan seluruh bangsa dan negara," kata Sandi.

Sandi meyakini bahwa keberagaman yang ada saat ini merupakan aset yang perlu terus dijaga keharmonisannya dengan memastikan bangsa tidak terpecah belah hanya gara-gara Pilpres. "Demokrasi itu jangan sampai merusak sendi-sendi kearifan bangsa kita. Demokrasi kita hanya merupakan alat atau kendaraan menuju kemakmuran dan keadilan," ujarnya, dikutip Antara.

Menurut Sandi, kedatangannya ke Keraton Kilen bukan untuk meminta dukungan Sultan, melainkan hanya memohon doa restu serta nasihat dari Raja Keraton Ngayogyakarta itu. "Saya tidak sama sekali pada tempatnya (meminta dukungan). Saya datangi beliau sebagai senior, dan saya hanya mohon doa restu. Sebagai yunior kita harus terus sowan dan mendapat masukan dari yang jauh lebih senior," tutur Sandi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:34 WIB

Langkat raih penghargaan kabupaten peduli HAM

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:26 WIB

Jokowi resmikan pembukaan Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia 2018

Kriminalitas | 12 Desember 2018 - 15:09 WIB

Polisi jadi korban aksi penyerangan di Polsek Ciracas

Megapolitan | 12 Desember 2018 - 14:57 WIB

Polri bentuk tim cari perusak Mapolsek Ciracas Jaktim

Hukum | 12 Desember 2018 - 14:45 WIB

KPK panggil Ketua Pengadilan Negeri Semarang

Elshinta.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 mampu menjaga Pilpres 2019 tetap berlangsung damai.

"Beliau (Sultan) berpesan agar menjaga Pilpres ini tetap damai, sejuk, dan rukun," kata Sandiaga Uno seusai bertemu empat mata dengan Sultan di Keraton Kilen, Yogyakarta, Jumat (12/10).

Sultan, kata Sandi, berharap agar pesta demokrasi itu tidak memecah belah masyarakat mengingat kontestan dalam Pilpres 2019 hanya diikuti dua pasangan calon.

Menurut Sandi, pada awal-awal pencalonan, hubungan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden tampak sejuk. Diharapkan benturan antara kedua kubu pasangan calon tidak justru meruncing saat eskalasi kegiatan sosialisasi dan kampanye di lapangan semakin intensif. "Jangan sampai terjadi seperti itu. Harapan beliau bagaimana merajut tenun kebangsaan, bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan seluruh bangsa dan negara," kata Sandi.

Sandi meyakini bahwa keberagaman yang ada saat ini merupakan aset yang perlu terus dijaga keharmonisannya dengan memastikan bangsa tidak terpecah belah hanya gara-gara Pilpres. "Demokrasi itu jangan sampai merusak sendi-sendi kearifan bangsa kita. Demokrasi kita hanya merupakan alat atau kendaraan menuju kemakmuran dan keadilan," ujarnya, dikutip Antara.

Menurut Sandi, kedatangannya ke Keraton Kilen bukan untuk meminta dukungan Sultan, melainkan hanya memohon doa restu serta nasihat dari Raja Keraton Ngayogyakarta itu. "Saya tidak sama sekali pada tempatnya (meminta dukungan). Saya datangi beliau sebagai senior, dan saya hanya mohon doa restu. Sebagai yunior kita harus terus sowan dan mendapat masukan dari yang jauh lebih senior," tutur Sandi.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:00 WIB

Pemilih gangguan jiwa di Gorontalo capai 525 orang

Rabu, 12 Desember 2018 - 08:30 WIB

Sumbar peringkat ketiga nasional rawan Pemilu

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:59 WIB

Tommy Soeharto dikukuhkan sebagai anak adat Sentani

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:49 WIB

290 penyandang disabilitas tercatat di DPTHP-2 Binjai

Selasa, 11 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPU Purwakarta tetapkan DPT Pemilu 2019

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com