Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

Augie Fantinus diperiksa atas dugaan polisi jadi calo tiket Asian Para Games

Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto: Dody Handoko/Elshinta
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto: Dody Handoko/Elshinta

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Polda Metro Jaya memeriksa artis dan juga presenter Augie Fantinus tentang dugaan adanya anggota kepolisian yang menjadi calo tiket Asian Para Games di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

"Sekarang yang bersangkutan masih diperiksa di Krimsus. Sudah dibuat laporan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jumat (12/10), dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko

Dugaan tersebut viral usai Augie mengunggah video di Instagram pribadinya @augiefantinus.

Kejadian berawal saat membludaknya warga di loket penjualan tiket yang dikhawatirkan kisruh dan penonton tidak mendapat kursi sehingga loket ditutup sementara. Di saat bersamaan, ungkap Argo, rombongan SD Tarakanita ingin membeli tiket pertandingan bola basket dan pihak sekolah tolong kepolisian membelikan tiket karena saat itu keadaan berdesak-desakan.

"Meminta tolong kepada polisi membelikan tiket sejumlah seratus. Setelah dibantu, sudah dapat tiket itu, dikasih ke SD Tarakanita, ternyata ada kelebihan lima tiket dari SD, kira-kira ada di refund, dikembalikan duitnya, kemudian anggota ke tiket box, anggota bawa lima untuk di refund, ternyata enggak bisa," ungkapnya.

Lantas, lanjut Argo, Augie datang dan langsung rekam peristiwa saat anggota polisi mengembalikan tiket. "Ada si Augie ini, karena dia mau nonton dan syuting, artinya dia merekam. Ngomong ke anggota Rp100 ribu, ditawar. Dijawabnya kan 'enggak'. Setelah itu diviralkan sama Augie bahwa polisi calo tiket," ucapnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Polda Metro Jaya memeriksa artis dan juga presenter Augie Fantinus tentang dugaan adanya anggota kepolisian yang menjadi calo tiket Asian Para Games di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

"Sekarang yang bersangkutan masih diperiksa di Krimsus. Sudah dibuat laporan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jumat (12/10), dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko

Dugaan tersebut viral usai Augie mengunggah video di Instagram pribadinya @augiefantinus.

Kejadian berawal saat membludaknya warga di loket penjualan tiket yang dikhawatirkan kisruh dan penonton tidak mendapat kursi sehingga loket ditutup sementara. Di saat bersamaan, ungkap Argo, rombongan SD Tarakanita ingin membeli tiket pertandingan bola basket dan pihak sekolah tolong kepolisian membelikan tiket karena saat itu keadaan berdesak-desakan.

"Meminta tolong kepada polisi membelikan tiket sejumlah seratus. Setelah dibantu, sudah dapat tiket itu, dikasih ke SD Tarakanita, ternyata ada kelebihan lima tiket dari SD, kira-kira ada di refund, dikembalikan duitnya, kemudian anggota ke tiket box, anggota bawa lima untuk di refund, ternyata enggak bisa," ungkapnya.

Lantas, lanjut Argo, Augie datang dan langsung rekam peristiwa saat anggota polisi mengembalikan tiket. "Ada si Augie ini, karena dia mau nonton dan syuting, artinya dia merekam. Ngomong ke anggota Rp100 ribu, ditawar. Dijawabnya kan 'enggak'. Setelah itu diviralkan sama Augie bahwa polisi calo tiket," ucapnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com