Senin, 22 Oktober 2018 | 22:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/ Peristiwa Hari Ini

Bom Bali 12 Oktober 2002 tewaskan 200 orang lebih

Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:36 WIB    |    Penulis : Rizky Sandra    |    Editor : Administrator
mber foto: https://bit.ly/2C9fEE2
mber foto: https://bit.ly/2C9fEE2

Elshinta.com - Telah terjadi rangkaian tiga peristiwa pengeboman di Bali ketika malam hari pada 12 Oktober 2002 silam.

Dua ledakan pertama terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian,  Kuta, Bali. Dua bom tersebut meledak dalam waktu yang hampir bersamaan, yaitu pada pukul 23.05 WITA.

Lebih dari 200 korban tewas akibat ledakan bom itu, sedangkan 200 lebih lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.

Selang 10 menit kemudian, ledakan kembali terjadi pada pukul 23.15 WITA, bom tersebut meledak di Renon, berdekatan dengan kantor Konsulat Amerika Serikat. Namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kebanyakan yang menjadi korban atas peristiwa ini adalah wisatawan asing yang sedang berkunjung ke lokasi maupun tempat wisata tersebut.

Tim Investigasi Gabungan Polri dan kepolisian luar negeri yang telah dibentuk untuk menangani kasus tersebut menyimpulkan, bom yang digunakan dalam aksi tersebut berjenis TNT seberat 1 kilogram. Sementara di depan Sari Club merupakan bom RDX yang berbobot antara 50-150 kg.

Kini, aksi bom Bali itu dianggap sebagai peristiwa terorisme terparah dalam sejarah Indonesia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - Telah terjadi rangkaian tiga peristiwa pengeboman di Bali ketika malam hari pada 12 Oktober 2002 silam.

Dua ledakan pertama terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian,  Kuta, Bali. Dua bom tersebut meledak dalam waktu yang hampir bersamaan, yaitu pada pukul 23.05 WITA.

Lebih dari 200 korban tewas akibat ledakan bom itu, sedangkan 200 lebih lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.

Selang 10 menit kemudian, ledakan kembali terjadi pada pukul 23.15 WITA, bom tersebut meledak di Renon, berdekatan dengan kantor Konsulat Amerika Serikat. Namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kebanyakan yang menjadi korban atas peristiwa ini adalah wisatawan asing yang sedang berkunjung ke lokasi maupun tempat wisata tersebut.

Tim Investigasi Gabungan Polri dan kepolisian luar negeri yang telah dibentuk untuk menangani kasus tersebut menyimpulkan, bom yang digunakan dalam aksi tersebut berjenis TNT seberat 1 kilogram. Sementara di depan Sari Club merupakan bom RDX yang berbobot antara 50-150 kg.

Kini, aksi bom Bali itu dianggap sebagai peristiwa terorisme terparah dalam sejarah Indonesia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com