Senin, 10 Desember 2018 | 16:59 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Tanah Datar tetapkan tanggap darurat selama sepekan

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 06:26 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2QN8mK3
Sumber foto: https://bit.ly/2QN8mK3

Elshinta.com - Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Irdinansyah Tarmizi menetapkan status tanggap darurat atas bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Lintau Buo Utara selama tujuh hari, terhitung mulai Kamis (11/10) 2018.

"Status tanggap darurat ini akan diperpanjang apabila dibutuhkan," katanya dalam rapat mengenai tanggap darurat pascabanjir bandang di Lintau Buo Utara, Jumat (12/10).

Dalam rapat itu ia menginstruksikan untuk memrioritaskan evakuasi terhadap manusia, di mana dalam perkembangan terakhir masih terdapat dua korban yang belum ditemukan.

Selain itu ia juga menginstruksikan pihak terkait untuk memperlancar jalur transportasi, sebab terdapat beberapa titik sebelumnya ikut terdampak oleh banjir bandang.

Selanjutnya ia juga meminta untuk mengatur sukarelawan kebencanaan guna membersihkan material banjir bandang dan longsor yang sanggup ditangani oleh tenaga manusia, untuk membersihkan material longsor yang besar ia meminta agar dikerahkan alat berat dan peralatan pendukung lainnya.

Kepada para korban sesegera mungkin diberikan bantuan, termasuk kegiatan pemulihan trauma serta mengaktifkan dapur umum untuk menyediakan logistik.

Selanjutnya, ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk menghimpun kebutuhan-kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat dan mempercepat realisasi bantuan dengan posko yang berlokasi di Polsek Lintau Buo Utara.

Peninjauan kerusakan tidak hanya pada infrastuktur yang langsung terkena, namun termasuk pada efek bekerlanjutan dari rusaknya infrastuktur tersebut, seperti jaringan irigasi yang akan berdampak pada pengairan sawah masyarakat.

Hingga saat tim masih melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan dengan menyisir aliran sungai yang diduga sebagai lokasi hanyutnya korban yang terbawa arus ketika banjir.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar Thamrin mengatakan, saat ini akan dibuka dapur umum dan posko pengaduan di Kenagarian Tanjung Bonai sebagai kawasan terdampak bencana banjir bandang. "Korban selamat sekitar 14 orang dan telah dievakuasi, sementara 6 bangunan hunian, kedai dan penggilingan beras rusak berat," katanya, demikian dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

Sosbud | 10 Desember 2018 - 16:45 WIB

Pertamina bagikan santunan ke 12 panti asuhan

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 16:36 WIB

Jalan Raya Legok rusak, Bupati akan tindak tegas sopir muatan berat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:25 WIB

KPU Tangerang temukan daftar pemilih tak sesuai syarat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:14 WIB

Wapres: Kalau Pemilu gagal, Bawaslu kecewakan masyarakat

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 16:06 WIB

3 menteri ground breaking rusunami Stasiun Rawabuntu

Elshinta.com - Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Irdinansyah Tarmizi menetapkan status tanggap darurat atas bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Lintau Buo Utara selama tujuh hari, terhitung mulai Kamis (11/10) 2018.

"Status tanggap darurat ini akan diperpanjang apabila dibutuhkan," katanya dalam rapat mengenai tanggap darurat pascabanjir bandang di Lintau Buo Utara, Jumat (12/10).

Dalam rapat itu ia menginstruksikan untuk memrioritaskan evakuasi terhadap manusia, di mana dalam perkembangan terakhir masih terdapat dua korban yang belum ditemukan.

Selain itu ia juga menginstruksikan pihak terkait untuk memperlancar jalur transportasi, sebab terdapat beberapa titik sebelumnya ikut terdampak oleh banjir bandang.

Selanjutnya ia juga meminta untuk mengatur sukarelawan kebencanaan guna membersihkan material banjir bandang dan longsor yang sanggup ditangani oleh tenaga manusia, untuk membersihkan material longsor yang besar ia meminta agar dikerahkan alat berat dan peralatan pendukung lainnya.

Kepada para korban sesegera mungkin diberikan bantuan, termasuk kegiatan pemulihan trauma serta mengaktifkan dapur umum untuk menyediakan logistik.

Selanjutnya, ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk menghimpun kebutuhan-kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat dan mempercepat realisasi bantuan dengan posko yang berlokasi di Polsek Lintau Buo Utara.

Peninjauan kerusakan tidak hanya pada infrastuktur yang langsung terkena, namun termasuk pada efek bekerlanjutan dari rusaknya infrastuktur tersebut, seperti jaringan irigasi yang akan berdampak pada pengairan sawah masyarakat.

Hingga saat tim masih melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan dengan menyisir aliran sungai yang diduga sebagai lokasi hanyutnya korban yang terbawa arus ketika banjir.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar Thamrin mengatakan, saat ini akan dibuka dapur umum dan posko pengaduan di Kenagarian Tanjung Bonai sebagai kawasan terdampak bencana banjir bandang. "Korban selamat sekitar 14 orang dan telah dievakuasi, sementara 6 bangunan hunian, kedai dan penggilingan beras rusak berat," katanya, demikian dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com