Senin, 10 Desember 2018 | 17:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Aktual Olahraga

Atlet para-atletik Indonesia disiapkan menuju Paralimpiade 2020

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 06:56 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2yg0r0Y
Sumber foto: https://bit.ly/2yg0r0Y

Elshinta.com - Atlet para-atletik Indonesia langsung disiapkan menuju Paralimpiade tahun 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang, usai mencapai prestasi membanggakan di Asian Para Games (APG) 2018, kata pelatih para-atletik di Komite Paralimpiade Nasional Indonesia Purwo Adi Sanyoto.

Di Asian Para Games 2018 yang digelar di Indonesia, para-atletik menyumbangkan enam medali emas, 12 medali perak dan 10 medali perunggu untuk Indonesia. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di cabang olahraga para-atletik Asian Para Games.

"Kami tentu ingin meloloskan para atlet kami ke Paralimpiade tahun 2020," ujar Purwo, seperti dikutip Antara, Jumat (12/10).

Purwo sendiri menyadari bahwa langkah menuju pesta olahraga multicabang tingkat dunia untuk olahragawan dengan disabilitas itu tidak mudah.

Para atlet harus mengikuti kejuaraan dunia atau "grand prix" yang agar dapat memenuhi kualifikasi Paralimpiade, yang jadwalnya akan diumumkan pada tahun 2019.

"Karena itu, atlet yang sudah berprestasi di Asian Para Games jangan cepat puas. Kejar terus batas maksimal sampai level tertinggi. Bagi yang belum mendapatkan medali, tidak boleh putus asa. Jadikanlah itu motivasi untuk merengkuh prestasi," tutur Purwo.

Sementara terkait pencapaian atletnya di Asian Para Games 2018, Purwo mengaku puas karena prestasi yang dicatatkan para atlet sesuai perkiraan dan bahkan ada yang melebihi target. "Ada pula beberapa yang tidak mendapatkan medali, tetapi pencapaiannya mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya," tutur Purwo.

Seperti disebutkan sebelumnya, Indonesia meraih enam medali emas, 12 medali perak dan 10 medali perunggu.

Dari antara jumlah itu, setidak-tidaknya ada tiga atlet yang torehannya melampaui rekor Asia yakni Rica Oktavia di kategori lompat jauh T20 putri, Suparniyati di nomor tolak peluru F20 putri dan Sapto Yogo Purnomo nomor lari 100 meter T37 putra. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

Sosbud | 10 Desember 2018 - 16:45 WIB

Pertamina bagikan santunan ke 12 panti asuhan

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 16:36 WIB

Jalan Raya Legok rusak, Bupati akan tindak tegas sopir muatan berat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:25 WIB

KPU Tangerang temukan daftar pemilih tak sesuai syarat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:14 WIB

Wapres: Kalau Pemilu gagal, Bawaslu kecewakan masyarakat

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 16:06 WIB

3 menteri ground breaking rusunami Stasiun Rawabuntu

Elshinta.com - Atlet para-atletik Indonesia langsung disiapkan menuju Paralimpiade tahun 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang, usai mencapai prestasi membanggakan di Asian Para Games (APG) 2018, kata pelatih para-atletik di Komite Paralimpiade Nasional Indonesia Purwo Adi Sanyoto.

Di Asian Para Games 2018 yang digelar di Indonesia, para-atletik menyumbangkan enam medali emas, 12 medali perak dan 10 medali perunggu untuk Indonesia. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di cabang olahraga para-atletik Asian Para Games.

"Kami tentu ingin meloloskan para atlet kami ke Paralimpiade tahun 2020," ujar Purwo, seperti dikutip Antara, Jumat (12/10).

Purwo sendiri menyadari bahwa langkah menuju pesta olahraga multicabang tingkat dunia untuk olahragawan dengan disabilitas itu tidak mudah.

Para atlet harus mengikuti kejuaraan dunia atau "grand prix" yang agar dapat memenuhi kualifikasi Paralimpiade, yang jadwalnya akan diumumkan pada tahun 2019.

"Karena itu, atlet yang sudah berprestasi di Asian Para Games jangan cepat puas. Kejar terus batas maksimal sampai level tertinggi. Bagi yang belum mendapatkan medali, tidak boleh putus asa. Jadikanlah itu motivasi untuk merengkuh prestasi," tutur Purwo.

Sementara terkait pencapaian atletnya di Asian Para Games 2018, Purwo mengaku puas karena prestasi yang dicatatkan para atlet sesuai perkiraan dan bahkan ada yang melebihi target. "Ada pula beberapa yang tidak mendapatkan medali, tetapi pencapaiannya mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya," tutur Purwo.

Seperti disebutkan sebelumnya, Indonesia meraih enam medali emas, 12 medali perak dan 10 medali perunggu.

Dari antara jumlah itu, setidak-tidaknya ada tiga atlet yang torehannya melampaui rekor Asia yakni Rica Oktavia di kategori lompat jauh T20 putri, Suparniyati di nomor tolak peluru F20 putri dan Sapto Yogo Purnomo nomor lari 100 meter T37 putra. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 16:49 WIB

Cari bibit atlet berbakat, Lumajang perlu perhatian

Jumat, 07 Desember 2018 - 21:12 WIB

Inasgoc menghemat Rp2,8 triliun

Selasa, 04 Desember 2018 - 08:29 WIB

Bulls pecat pelatih kepala Fred Hoiberg

Minggu, 02 Desember 2018 - 20:46 WIB

Azzahra pecahkan rekor nasional di IOAC 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com