Senin, 10 Desember 2018 | 17:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Facebook sebut peretas akses data 29 juta pengguna

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 08:23 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Facebook mengatakan bahwa peretas mengakses data pribadi dari 29 juta pengguna dalam sebuah peretasan yang diungkap oleh raksasa media sosial itu pada akhir bulan lalu.

Facebook awalnya mengatakan sebanyak 50 juta akun terpengaruh dalam serangan siber yang mengeksploitasi kelemahan perangkat lunak untuk mencuri "token akses" yang memungkinkan orang untuk secara otomatis masuk kembali ke platform.

"Kami sekarang tahu bahwa lebih sedikit orang yang terkena dampak daripada yang kami duga," kata Wakil Presiden Manajemen Produk Facebook, Guy Rosen, lansir Antara dari AFP, Jumat (12/10).

Dia mengatakan para peretas -- yang identitasnya masih menjadi misteri -- mengakses nama, nomor telepon, dan alamat email dari 15 juta pengguna.

Untuk 14 juta orang lainnya, serangan itu berpotensi lebih merusak.

Facebook mengatakan para peretas mengakses data itu ditambah informasi tambahan termasuk jenis kelamin, agama, kampung halaman, tanggal lahir dan tempat-tempat yang baru-baru ini dikunjungi.

Menurut Rosen, Tidak ada data yang diakses di akun satu juta orang yang "akses token"-nya dicuri.

Serangan itu, menurut Facebook, tidak mempengaruhi produk Facebook lainnya, seperti Messenger, Messenger Kids, Instagram, WhatsApp, Oculus, Workplace, Pages, pembayaran, aplikasi pihak ketiga atau iklan atau akun pengembang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

Sosbud | 10 Desember 2018 - 16:45 WIB

Pertamina bagikan santunan ke 12 panti asuhan

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 16:36 WIB

Jalan Raya Legok rusak, Bupati akan tindak tegas sopir muatan berat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:25 WIB

KPU Tangerang temukan daftar pemilih tak sesuai syarat

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 16:14 WIB

Wapres: Kalau Pemilu gagal, Bawaslu kecewakan masyarakat

Ekonomi | 10 Desember 2018 - 16:06 WIB

3 menteri ground breaking rusunami Stasiun Rawabuntu

Elshinta.com - Facebook mengatakan bahwa peretas mengakses data pribadi dari 29 juta pengguna dalam sebuah peretasan yang diungkap oleh raksasa media sosial itu pada akhir bulan lalu.

Facebook awalnya mengatakan sebanyak 50 juta akun terpengaruh dalam serangan siber yang mengeksploitasi kelemahan perangkat lunak untuk mencuri "token akses" yang memungkinkan orang untuk secara otomatis masuk kembali ke platform.

"Kami sekarang tahu bahwa lebih sedikit orang yang terkena dampak daripada yang kami duga," kata Wakil Presiden Manajemen Produk Facebook, Guy Rosen, lansir Antara dari AFP, Jumat (12/10).

Dia mengatakan para peretas -- yang identitasnya masih menjadi misteri -- mengakses nama, nomor telepon, dan alamat email dari 15 juta pengguna.

Untuk 14 juta orang lainnya, serangan itu berpotensi lebih merusak.

Facebook mengatakan para peretas mengakses data itu ditambah informasi tambahan termasuk jenis kelamin, agama, kampung halaman, tanggal lahir dan tempat-tempat yang baru-baru ini dikunjungi.

Menurut Rosen, Tidak ada data yang diakses di akun satu juta orang yang "akses token"-nya dicuri.

Serangan itu, menurut Facebook, tidak mempengaruhi produk Facebook lainnya, seperti Messenger, Messenger Kids, Instagram, WhatsApp, Oculus, Workplace, Pages, pembayaran, aplikasi pihak ketiga atau iklan atau akun pengembang.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com