Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:19 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden KSPSI minta Kapolri tetap fokus jalankan tugas

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:12 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Foto: Redaksi/Elshinta.
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea meminta agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk tetap fokus menjalankan tugasnya sehingga tidak terpengaruh dengan isu yang beredar mengenai dugaan rusaknya barang bukti.

"Kapolri Tito Karnavian harus tetap konsentrasi dengan tugas tugasnya," katanya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (13/10).

Andi Gandi juga mempertanyakan opini publik yang digiring secara sistematis untuk menyerang Tito karena dikhawatirkan akan menambah panasnya situasi politik.

"Ketua KPK sudah terang menyampaikan masalah perusakan barang bukti yang dikatakan terekam CCTV tidak terbukti. Penggiringan opini untuk menyudutkan Kapolri patut dipertanyakan motifnya," tandasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 21:47 WIB

Relawan Juara rekrut sopir angkot Kalbar menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 21:39 WIB

Sandiaga: Lindungi lapangan kerja untuk putra putri Bangsa Indonesia

Ekonomi | 20 Oktober 2018 - 20:41 WIB

Kemenhub gelontorkan subsidi pelayaran rakyat Rp400 miliar

Elshinta.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea meminta agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk tetap fokus menjalankan tugasnya sehingga tidak terpengaruh dengan isu yang beredar mengenai dugaan rusaknya barang bukti.

"Kapolri Tito Karnavian harus tetap konsentrasi dengan tugas tugasnya," katanya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (13/10).

Andi Gandi juga mempertanyakan opini publik yang digiring secara sistematis untuk menyerang Tito karena dikhawatirkan akan menambah panasnya situasi politik.

"Ketua KPK sudah terang menyampaikan masalah perusakan barang bukti yang dikatakan terekam CCTV tidak terbukti. Penggiringan opini untuk menyudutkan Kapolri patut dipertanyakan motifnya," tandasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com