Senin, 22 Oktober 2018 | 22:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kecelakaan

KCI evakuasi penumpang KRL anjlok di Palmerah

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 13:39 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Penumpang KRL lintas Tanah Abang - Parung Panjang yang anjlok saat dievakuasi petugas KCI pada Sabtu (13/10). Sumber foto: https://bit.ly/2CGMTj0
Penumpang KRL lintas Tanah Abang - Parung Panjang yang anjlok saat dievakuasi petugas KCI pada Sabtu (13/10). Sumber foto: https://bit.ly/2CGMTj0

Elshinta.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan melakukan proses evakuasi  penumpang kereta rel listrik (KRL) perjalanan lintas Tanah Abang - Parung Panjang yang sempat anjlok di Palmerah, Sabtu (13/10).

Vice President Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa di Jakarta menyatakan, proses evakuasi penumpang KA 1962 lintas Tanah Abang - Parung Panjang masih dilakukan. "Evakuasi masih dilakukan oleh tim gabungan dari PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI sejak mengalami anjlok pada pukul 10.30 WIB," kata Eva.

"Selama proses evakuasi, perjalanan KRL lintas Tanah Abang sampai dengan Rangkasbitung masih tetap dapat dilakukan dengan berjalan bergantian pada jalur yang sama saat melintasi lokasi," lanjutnya.

Lokasi anjlok rangkaian KRL Tanah Abang-Parung Panjang tersebut yakni petak setelah stasiun Palmerah arah Kebayoran. Kondisi tersebut membuat lintas perjalanan KRL lainnya terhambat selama 30 menit. 

Eva mengimbau kepada penumpang KRL anjlok yang telah melakukan transaksi tiket dan akan memutuskan berganti moda transportasi untuk melakukan proses pengembalian tiket di Stasiun terdekat, dikutip Antara.

Sementara bagi calon penumpang KRL, Eva mengimbau untuk tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL dalam kondisi padat. "PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) memohon maaf atas adanya antrian perjalanan KRL pada lintas Tanah Abang - Serpong/ParungPanjang/Maja/ Rangkasbitung, dan sebaliknya akibat dampak gangguan operasional pada KA 1962 diantara jalur lintas Palmerah-Kebayoran," ujarnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS gerebek pesta narkoba

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 22:10 WIB

Kudus darurat TBC

Hukum | 22 Oktober 2018 - 21:59 WIB

SP RSIS desak PN Sukoharjo laksanakan eksekusi putusan MA

Sosbud | 22 Oktober 2018 - 21:48 WIB

Malinau gelar Irau dalam rangka HUT ke-19

Arestasi | 22 Oktober 2018 - 21:25 WIB

Polisi bekuk pembunuh wanita tanpa busana di Binjai

Elshinta.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan melakukan proses evakuasi  penumpang kereta rel listrik (KRL) perjalanan lintas Tanah Abang - Parung Panjang yang sempat anjlok di Palmerah, Sabtu (13/10).

Vice President Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa di Jakarta menyatakan, proses evakuasi penumpang KA 1962 lintas Tanah Abang - Parung Panjang masih dilakukan. "Evakuasi masih dilakukan oleh tim gabungan dari PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI sejak mengalami anjlok pada pukul 10.30 WIB," kata Eva.

"Selama proses evakuasi, perjalanan KRL lintas Tanah Abang sampai dengan Rangkasbitung masih tetap dapat dilakukan dengan berjalan bergantian pada jalur yang sama saat melintasi lokasi," lanjutnya.

Lokasi anjlok rangkaian KRL Tanah Abang-Parung Panjang tersebut yakni petak setelah stasiun Palmerah arah Kebayoran. Kondisi tersebut membuat lintas perjalanan KRL lainnya terhambat selama 30 menit. 

Eva mengimbau kepada penumpang KRL anjlok yang telah melakukan transaksi tiket dan akan memutuskan berganti moda transportasi untuk melakukan proses pengembalian tiket di Stasiun terdekat, dikutip Antara.

Sementara bagi calon penumpang KRL, Eva mengimbau untuk tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL dalam kondisi padat. "PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) memohon maaf atas adanya antrian perjalanan KRL pada lintas Tanah Abang - Serpong/ParungPanjang/Maja/ Rangkasbitung, dan sebaliknya akibat dampak gangguan operasional pada KA 1962 diantara jalur lintas Palmerah-Kebayoran," ujarnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com