KPK tahan satu tersangka suap DPRD Sumut
Sabtu, 13 Oktober 2018 - 15:29 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2pSWfzS

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) 2009-2014 Fahru Rozi (FRO) yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

"Jumat, 12 Oktober 2018 diagendakan pemeriksaan untuk tiga tersangka anggota DPRD, dua di antaranya tidak datang. Salah satu tersangka yang datang, yaitu FRO ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu (13/10).

Sedangkan dua tersangka suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 yang tidak hadir, yaitu anggota DPRD Sumut 2009-2014 Tunggul Siagian (TSI) dan Taufan Agung Ginting (TAG). "TSI sakit, pemeriksaan akan dijadwalkan ulang. Sedangkan TAG, penyidik belum menerima informasi alasan ketidakhadiran saksi," ucap Febri.

Sementara untuk tersangka M Faisal (MFL), kata Febri, dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dimulai pada 16 Oktober sampai 24 November 2018. KPK pun kembali mengingatkan agar tersangka suap DPRD Sumut kooperatif dan hadir jika dipanggil tanpa alasan yang dibuat-buat, kecuali alasan yang sah menurut hukum.  "Proses hukum tidak akan dapat dihindari dengan cara menunda-nunda waktu pemeriksaan ataupun penahanan," ujar Febri, dikutip Antara. 

Ia menyatakan tindakan tegas berupa upaya paksa telah dilakukan untuk sejumlah tersangka, baik berupa penangkapan ataupun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Untuk DPO, Ferry Suando Tanuray Kaban, agar segera menyerahkan diri ke KPK. Jangan ada yang mencoba melindungi," kata Febri.

Dari total 38 tersangka terkait kasus suap itu, total hingga saat ini 28 tersangka sudah ditahan dan 10 orang tersangka lainnya belum ditahan. 10 tersangka yang belum ditahan itu yakni Abu Bokar Tambak, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elisier Verawaty Munthe, Dermawan Sembiring, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, dan Taufan Agung Ginting.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 25 Maret 2019 - 20:10 WIB
Elshinta.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah mempersiapkan saksi-saksi untuk memberikan keter...
Senin, 25 Maret 2019 - 16:30 WIB
Elshinta.com - Fireworks Ventures Limited, pemegang tunggal piutang (eks aset kredit) PT G...
Senin, 25 Maret 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 25 Maret 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 17:52 WIB
Elshinta.com - Dirut PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim menyatakan bahwa kasus du...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:28 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara yang menj...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat tersangka terkait...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:40 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku siap memberikan klarif...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (23/3), kembali mengamankan dua o...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) memberhentikan sementara Kepala Kantor Wilayah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)